Saksi Ahli: Kuat Ma'ruf Miliki Kecerdasan di Bawah Rata-rata
Rabu, 21 Desember 2022 - 13:10 WIB
loading...
Terdakwa pembunuhan Brigadir J, Kuat Maruf menyapa pengunjung dengan simbol love dua jari ala Korea sesaat sebelum dimulainya sidang lanjutan kasusnya di PN Jakarta Selatan, Senin (5/12/2022). FOTO/ANTARA/Aditya Pradana Putra
A
A
A
JAKARTA - Terdakwa kasus pembunuhan Brigadir J, Kuat Ma'ruf memiliki kecerdasan di bawah rata-rata dibandingkan orang seusianya dan lambat dalam memahami informasi. Meski begitu, Kuat tergolong orang yang tidak mudah disugesti.
Hal ini disampaikan Ahli Psikologi Forensik (Apsifor) Reni Kusumowardhani saat menjadi saksi ahli sidang kasus kasus pembunuhan Brigadir J di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan, Rabu (21/12/2022).
"Kuat Ma'ruf kecerdasannya tergolong di bawah rata-rata dibanding dengan orang seusianya. Jadi, Pak Kuat Ma'ruf lebih lambat dalam memahami informasi. Saya harus menyampaikan ya Pak, mohon maaf. Izin Pak Kuat," kata Reni di persidangan, Rabu (21/12/2022).
"Dia senang dibuka Bu," kata Jaksa disambut tawa pengunjung sidang.
Hal ini disampaikan Ahli Psikologi Forensik (Apsifor) Reni Kusumowardhani saat menjadi saksi ahli sidang kasus kasus pembunuhan Brigadir J di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan, Rabu (21/12/2022).
"Kuat Ma'ruf kecerdasannya tergolong di bawah rata-rata dibanding dengan orang seusianya. Jadi, Pak Kuat Ma'ruf lebih lambat dalam memahami informasi. Saya harus menyampaikan ya Pak, mohon maaf. Izin Pak Kuat," kata Reni di persidangan, Rabu (21/12/2022).
"Dia senang dibuka Bu," kata Jaksa disambut tawa pengunjung sidang.
Lihat Juga :