Menuju Tahun Kontestasi dan Peran Elite Politik

Selasa, 20 Desember 2022 - 16:34 WIB
loading...
A A A
Kehidupan politik kita berpotensi akan menjadi sebuah “pasar bebas” dengan banyak kontestasi yang sangat membahayakan keutuhan bangsa jika tidak dikelola dengan tepat. Namun the show must go on. Karena walau bagaimana pun kampanye merupakan konsekuensi pemilu, di mana pemilu itu sendiri adalah bagian dari esensi demokrasi yang harus dilakukan.

Tugas kita semua dengan demikian memastikan bahwa demokrasi jangan sampai menjadi semakin terpuruk di tengah hangatnya kontestasi antarkontestan dan kandidat di tahun depan. Demokrasi kita tidak boleh menjadi mentah, karena pemilunya menjadi demikian manipulatif, yakni sekadar alat untuk memukul kalangan yang berbeda pandangan atau terbajak lagi oleh kepentingan oligarki.

Lebih buruk dari itu, pemilu yang seharusnya menjadi sebuah selebrasi aspirasi anak bangsa justru terjerembab menjadi persaingan emosional yang memperlemah soliditas bangsa. Di sinilah tahapan kampanye yang akan banyak terjadi di tahun depan harus dijaga. Dan ini jelas memerlukan kesadaran dan keikutsertaan semua pihak.

Peran Elite Politik

Di antara pihak yang berkepentingan dan turut mempengaruhi itu adalah elite politik yang merupakan bagian dari kepemimpinan nasional. Dalam situasi menjelang ajang besar seperti pemilu elite politik (yang terutama terdiri dari elite pemerintahan dan partai politik) adalah kunci. Di sini diperlukan kepemimpinan yang berkarakter negarawan, yakni sebuah kepemimpinan yang berkomitmen menjadi kepentingan bangsa sebagai tujuan utamanya.

Sebuah kepemimpinan yang merangkul setiap kalangan dan memberlakukannya secara adil sebagai bagian anak bangsa. Juga sebuah kepemimpinan yang mau mendengar kepentingan banyak pihak, termasuk berbagai masukan dan kritik terhadap kebijakan umum maupun hal-hal yang terkait dengan pelaksanaan kampanye.

Robert Dahl (1970) mengatakan bahwa partisipasi merupakan elemen penting dalam demokrasi, di mana rakyat turut serta dalam proses pembentukan pemerintahan, jalannya pemerintahan, kontrol terhadap kekuasaan dan evaluasi. Oleh karenanya kepemimpinan nasional harus mampu menjaga hakikat partisipasi seluas-luasnya yang diekspresikan pada pelaksanaan pemilu sebagai momen konstitusional dalam rangka implementasi demokrasi.

Sehubungan dengan itu, selain turut memastikan berjalannya hak memilih universal, setidaknya ada beberapa hal yang elite pemerintah dan parpol dapat lakukan di masa-masa krusial itu untuk meningkatkan makna dan mutu pemilu sekaligus mencegah potensi negatif yang mungkin muncul pada 2023.

Pertama, pemerintah dan parpol harus turut menyebarluaskan semangat “pemilu-konstitusional” sebagai ajang pemilihan kepemimpinan bangsa yang regular dan sah. Mereka harus menjadikan 2023 sebagai periode edukasi politik yang menyeluruh dan konkret kepada seluruh masyarakat.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
KPU Tepis Tudingan Roy...
KPU Tepis Tudingan Roy Suryo Selundupkan Aturan Soal Ijazah untuk Loloskan Gibran
Minta Relawan Tak Terpancing...
Minta Relawan Tak Terpancing Isu Negatif, Gibran: Saya Sendiri Saja Tidak Pernah Menanggapi
Jelang Setahun Pemerintahan...
Jelang Setahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, Wapres Temui Relawan Pendukung
Berkaca dari Pilpres...
Berkaca dari Pilpres pada Momen Pemilihan Ketum PSI, Kaesang: Yang Menang Nomor 2
Jelaskan Maksud Prabowo...
Jelaskan Maksud Prabowo Stop Bahas Dua Periode, Istana: Mikirin Politik Ada Waktunya
Golkar Inisiasi Koalisi...
Golkar Inisiasi Koalisi Permanen, Nasdem: Bukan Ide Baru
Trump akan Dihukum terkait...
Trump akan Dihukum terkait Pemilihan Umum 2020 Jika Tidak Menang Pilpres 2024
Timses Pramono-Rano...
Timses Pramono-Rano Apresiasi Profesionalitas TNI-Polri di Pilkada Jakarta
Partisipasi Pemilih...
Partisipasi Pemilih Pilkada Jakarta di Bawah Pilpres 2024
Rekomendasi
Tak Ingin Kerusakan...
Tak Ingin Kerusakan Akibat Serangan Iran Diketahui Dunia, Israel Berlakukan Sensor Militer
Yeho Gathering 2026,...
Yeho Gathering 2026, Merayakan 20 Tahun Perjalanan Sekolah
Potret Alyssa Daguise...
Potret Alyssa Daguise dan Baby Soleil Jadi Sorotan, Perhiasan yang Dipakai Tembus Rp1,2 Miliar
Berita Terkini
Jadi Penasihat Presiden,...
Jadi Penasihat Presiden, Said Iqbal Siap Perjuangkan Kepastian Kerja dan Upah Layak
Eks Ketua Ombudsman...
Eks Ketua Ombudsman Hery Susanto Segera Disidang
Usia Pensiun Personel...
Usia Pensiun Personel Polri Tidak Sama, Ini Penjelasan Pemerintah
Perjuangkan Nasib Dokter...
Perjuangkan Nasib Dokter Muda, PDMI Minta Pemerintah Buka Kembali Akses Ujian Kompetensi
OTT di Muara Enim dan...
OTT di Muara Enim dan Jakarta, KPK Sita Uang Ratusan Juta
Buku Laku Spiritual...
Buku Laku Spiritual Pak Harto, Indonesia, dan Kejawen Diluncurkan, Kupas Cara Soeharto Tunjuk Pembantunya
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved