Ahli Balistik Temukan Jaringan Otak Brigadir J pada Proyektil Identik Glock-17
Rabu, 14 Desember 2022 - 16:07 WIB
loading...
A
A
A
"Karena bentuknya sangat kecil dan tidak ada garis-garis kasar, galangan, atau dataran pada serpihan tersebut yang mulia," tutur Arif.
Kendati begitu, Arif mengaku dapat mengidentifikasi ukuran anak peluru dari serpihan proyektil tersebut. "Serpihan kita bisa identifikasi yang ada di jaringan otak dan pipi itu kaliber 9 mili," ucap Arif.
Selain itu, Arif mengaku bisa mengidentifikasi jenis senjata yang digunakan untuk membunuh Brigadir J dari barang bukti anak peluru.
"Yang bisa kita bandingkan adalah anak peluru yang tertinggal di punggung hasil otopsi, Yag Mulia. Itu kita bandingkan dan itu identik dengan Glock," tutur Arif.
Kendati begitu, Arif mengaku dapat mengidentifikasi ukuran anak peluru dari serpihan proyektil tersebut. "Serpihan kita bisa identifikasi yang ada di jaringan otak dan pipi itu kaliber 9 mili," ucap Arif.
Selain itu, Arif mengaku bisa mengidentifikasi jenis senjata yang digunakan untuk membunuh Brigadir J dari barang bukti anak peluru.
"Yang bisa kita bandingkan adalah anak peluru yang tertinggal di punggung hasil otopsi, Yag Mulia. Itu kita bandingkan dan itu identik dengan Glock," tutur Arif.
(muh)
Lihat Juga :