Ahli Balistik Temukan Jaringan Otak Brigadir J pada Proyektil Identik Glock-17

Rabu, 14 Desember 2022 - 16:07 WIB
loading...
Ahli Balistik Temukan...
Ahli Balistik Ari Sumirat mengungkapkan jaringan sel otak dan pipi Brigadir J ditemukan pada proyektil yang identik dengan peluru kaliber 9 mm dari ssenpi Glock-17. Foto/tangkapan layar
A A A
JAKARTA - Ahli balistik Puslabfor Polri Arif Sumirat mengaku menemukan jaringan otak dan pipi Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J dari serpihan proyektil. Fakta itu diungkapkan Arif saat bersaksi dalam sidang lanjutan kasus dugaan pembunuhan berencana Brigadir J untuk lima terdakwa di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu (14/12/2022).

Arif mengaku, jaringan sel otak dan sel pipi dari serpihan proyektil itu ditemukan setelah penyidik Polres Jakarta Selatan menyerahkan hasil otopsi dan barang bukti balistik ke Puslabfor Polri. Barang bukti yang diberikan yakni satu buah anak peluru dan tiga serpihan proyektil.

Baca juga: Ahli Balistik Ungkap Ada Proyektil Senpi HS dan Glock dari Tubuh Brigadir J

"Serpihan pertama dari jaringan otak itu ada serpihan jaket anak peluru dan timbal, Yang Mulia. Bentuknya kecil sekali. Dan satu lagi dari pipi hasil otopsi. Itu berupa lead antimony," ujar Arif dalam kesaksiannya.

Arif mengaku tak bisa mengidentifikasi jenis senjata asal serpihan proyektil yang diberikan penyidik Polres Jakarta Selatan. Pasalnya, bentuk serpihan iti terbilang sangat kecil.

"Karena bentuknya sangat kecil dan tidak ada garis-garis kasar, galangan, atau dataran pada serpihan tersebut yang mulia," tutur Arif.



Kendati begitu, Arif mengaku dapat mengidentifikasi ukuran anak peluru dari serpihan proyektil tersebut. "Serpihan kita bisa identifikasi yang ada di jaringan otak dan pipi itu kaliber 9 mili," ucap Arif.

Selain itu, Arif mengaku bisa mengidentifikasi jenis senjata yang digunakan untuk membunuh Brigadir J dari barang bukti anak peluru.

"Yang bisa kita bandingkan adalah anak peluru yang tertinggal di punggung hasil otopsi, Yag Mulia. Itu kita bandingkan dan itu identik dengan Glock," tutur Arif.
(muh)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Roy Suryo Bandingkan...
Roy Suryo Bandingkan Lamanya Penanganan Kasus Ijazah Jokowi dengan Jessica dan Ferdy Sambo
Ferdy Sambo Kuliah S2...
Ferdy Sambo Kuliah S2 di Lapas Cibinong, Ambil Magister Teologi
Dalang Pembunuhan Kacab...
Dalang Pembunuhan Kacab Bank Menolak Jadi Saksi di Pengadilan Militer
KSAD Jenderal TNI Maruli...
KSAD Jenderal TNI Maruli Simanjuntak Pastikan Pecat Pelaku Penembakan 3 Polisi di Way Kanan
3 Polisi Tewas Lampung...
3 Polisi Tewas Lampung Ditembak, Komisi III DPR Desak Polisi Segera Tetapkan Tersangka
Isu Setoran Judi Sabung...
Isu Setoran Judi Sabung Ayam di Balik Kematian 3 Polisi, Kapolda Lampung: Perlu Bukti Data dan Fakta
Kapolri Naikkan Pangkat...
Kapolri Naikkan Pangkat Brigadir Arya Supena yang Gugur Ditembak Maling di Lampung
Polisi di Lampung Gugur...
Polisi di Lampung Gugur Ditembak Pelaku Curanmor, Sahroni: Penghinaan Atas Institusi Negara, Wajib Hukum Maksimal!
Hanya Gara-gara Sepiring...
Hanya Gara-gara Sepiring Pasta, Suami di Mesir Bunuh Istrinya yang Berusia 14 Tahun
Rekomendasi
Warga Jakarta Bisa Liburan...
Warga Jakarta Bisa Liburan Gratis ke Ancol Akhir Juni, Kuota Terbatas!
Dunia Segara Akan Dengar...
Dunia Segara Akan Dengar Gema Kemenangan Iran
Penyaluran Pindar Tembus...
Penyaluran Pindar Tembus Rp1.388 Triliun, 40% Mengalir ke UMKM
Berita Terkini
Menhan Jepang Temui...
Menhan Jepang Temui Presiden Prabowo di Kertanegara, Penguatan Kerja Sama Pertahanan Dibahas
Kritik Menggema Jelang...
Kritik Menggema Jelang Muktamar, Warga NU Depok Soroti Tata Kelola PBNU
BPJS Kesehatan Pastikan...
BPJS Kesehatan Pastikan Layanan Peserta Tanpa Diskriminasi
MBG Perlu Dilanjutkan...
MBG Perlu Dilanjutkan dengan Evaluasi, Perbaikan Tata Kelola, dan Efisiensi Anggaran
Demonstrasi Ketidakpastian...
Demonstrasi Ketidakpastian Hukum dalam Penanganan Perkara dr Tifa dan Roy Suryo pada Polemik Ijazah Joko Widodo
Harga Pertamax Naik,...
Harga Pertamax Naik, Pengamat UGM: Tak Bisa Ditahan Lagi Pemerintah
Infografis
Kuat Maruf Dituntut...
Kuat Ma'ruf Dituntut 8 Tahun Penjara di Kasus Pembunuhan Brigadir J
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved