Peringati Hari HAM, Wapres Ungkap Komitmen Pemerintah Lindungi Hak Wong Cilik

Senin, 12 Desember 2022 - 15:59 WIB
loading...
Peringati Hari HAM,...
Wapres KH Maruf Amin menghadiri acara Puncak Peringatan ke-74 Hari HAM Sedunia Tahun 2022 di Kantor Kemenkumham Jakarta, Senin (12/12/2022). Foto/Istimewa
A A A
JAKARTA - Wakil Presiden (Wapres) KH Ma'ruf Amin menyebutkan, pemerintah berkomitmen untuk melindungi hak masyarakat Indonesia yang berasal dari ekonomi bawah atau wong cilik.

Hak tersebut disampaikan Wapres dalam acara Puncak Peringatan ke-74 Hari Hak Asasi Manusia (HAM) Sedunia Tahun 2022, di Kantor Kemenkumham Jakarta, Senin (12/12/2022).

"Kita ingin lindungi hak-hak wong cilik di pelosok tanah air, para petani dan buruh tani, nelayan, dan warga miskin, dari gerakan yang memarginalkan hak-hak dasar rakyat kecil," ujar Wapres.

Baca juga: Peringati Hari HAM Sedunia, Yasonna Bicara Pentingnya Kesetaraan

Wapres mengungkapkan pada hakikatnya, pemulihan dan pembangunan yang ingin di realisasikan pemerintah selama ini bertujuan untuk menjaga keberlanjutan hak-hak dasar manusia dari krisis ekonomi, krisis pangan, krisis energi, maupun dari dampak perubahan iklim.

"Pada kesempatan ini saya ingin menekankan bahwa Pemerintah mendorong dilaksanakannya upaya pemulihan yang bertanggung jawab, baik secara hukum, sosial, lingkungan, serta tetap mengedepankan nilai-nilai Hak Asasi Manusia," tuturnya.

Indonesia disebut Wapres, memiliki visi untuk mewujudkan pembangunan yang inklusif, berimbang dan berkelanjutan, di mana manusia adalah pusatnya.

"Pembangunan infrastruktur mesti kita dedikasikan sebagai prasarana pemenuhan hak asasi manusia yang menjamin keterjangkauan hak mobilitas, hak kesehatan, hak pangan dan hak kebutuhan dasar yang merata," ucap dia.

Hak yang serupa disebutkan Wapres untuk pembangunan sumber daya manusia yang memastikan penurunan stunting, keterjangkauan pendidikan yang memadai, serta kesetaraan kesempatan bagi penyandang disabilitas.

"Bagi Indonesia, proklamasi kemerdekaan yang dikumandangkan 77 tahun yang lalu, mengakhiri kolonialisme dan pelanggaran HAM yang masif. Kemerdekaan menjadi mula bagi bangsa kita untuk menggapai cita-cita luhur sebagaimana yang tertuang dalam pembukaan Konstitusi," tuturnya.

Isi Konstitusi tersebut yakni cita-cita yang mampu memenuhi dan menghormati HAM, bukan hanya sebagai bangsa, melainkan juga sebagai individu-individu yang berkepribadian Indonesia.

"Sebagaimana yang kita ketahui, saat ini kita sedang berjuang untuk pulih dari krisis dan bangkit menjadi bangsa yang lebih kuat. Pemulihan ekonomi nasional menuntut lingkungan yang kondusif agar upaya ini dapat kita laksanakan dengan baik dan efektif," jelasnya.

Dalam peringatan Hari Anti-Korupsi Sedunia tahun 2022, Wapres juga menyampaikan, korupsi adalah musuh bagi pemulihan.

Sebagaimana diketahui, tanggal 12 Desember tepat 74 tahun yang lalu, Deklarasi Universal HAM diadopsi oleh PBB untuk merawat peradaban dan kemanusiaan bangsa-bangsa di dunia.

Peringatan Hari HAM Sedunia merupakan momen reflektif bagi seluruh negara dan bangsa dalam menghormati dan memajukan HAM secara universal. HAM sejatinya tumbuh bersama dengan keadaban suatu bangsa. Menjunjung tinggi HAM berarti menjunjung tinggi peradaban.
(maf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Akui Program Pemerintah...
Akui Program Pemerintah Banyak Kekurangan, Wapres Gibran: Kita Perbaiki Bersama
Temui Gibran, Mahasiswa...
Temui Gibran, Mahasiswa Beri Tenggat Waktu 5 Hari ke Pemerintah untuk Realisasikan Tuntutan
Walhi Minta Pembahasan...
Walhi Minta Pembahasan Revisi UU HAM Ditunda
Prabowo Bakal Bertemu...
Prabowo Bakal Bertemu JK
DPR: Revisi UU HAM Harus...
DPR: Revisi UU HAM Harus Memperkuat Sistem HAM Nasional
Adhie Massardi Munculkan...
Adhie Massardi Munculkan Gagasan tentang Kementerian Hak Asasi dan Martabat Manusia
Perlindungan Warga Sipil...
Perlindungan Warga Sipil Jadi Kunci Keberlanjutan Pembangunan Papua
Dari Jimmy Lai hingga...
Dari Jimmy Lai hingga Xinjiang, Isu HAM Tak Lagi Jadi Fokus Utama AS-China
Wapres Ini Segera Dimakzulkan,...
Wapres Ini Segera Dimakzulkan, Terancam Dilarang Berpolitik Seumur Hidup
Rekomendasi
Sambut 1 Muharram, Ulama...
Sambut 1 Muharram, Ulama Ajak Masyarakat Tolak Provokasi dan Jaga Persatuan Umat
Pesawat Pengebom Nuklir...
Pesawat Pengebom Nuklir B-52 AS Jatuh di Pangkalan California, 8 Orang Tewas
4 Keuntungan Besar Iran...
4 Keuntungan Besar Iran dalam Perjanjian Damai dengan AS, dari Kompensasi hingga Program Nuklir
Berita Terkini
Gelombang I Berakhir,...
Gelombang I Berakhir, 245 Kloter Jemaah Haji Telah Diberangkatkan ke Tanah Air
Kolonel Inf Achmad Fikri...
Kolonel Inf Achmad Fikri Dalimunthe, Prajurit TNI Pertama yang Lulus National Defence College Yordania
Jamu Presiden Steinmeier,...
Jamu Presiden Steinmeier, Prabowo Sebut Jerman Jadi Inspirasi Inovasi Teknologi
Telusuri Aset Tersangka...
Telusuri Aset Tersangka Kasus Kuota Haji, KPK Periksa Pengelola Apartemen
Tahun Baru Islam, Menag:...
Tahun Baru Islam, Menag: Momentum Pentingnya Dialog dan Merangkul Perbedaan
KPU Kaji Penerapan E-Voting...
KPU Kaji Penerapan E-Voting untuk Pemilu di Luar Negeri, Ini Alasannya
Infografis
Pasar di Jakarta Hasilkan...
Pasar di Jakarta Hasilkan 500 Ton Sampah Per Hari
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved