Cegah Paham Radikalisme Berkembang, Kemenkumham Berharap Sel Napiter Dipisah
Jum'at, 09 Desember 2022 - 12:38 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Mantan Napiter Diminta Ikut Ciptakan Kerukunan dan Perdamaian
Namun ternyata, ia mengulangi perbuatannya. Bahkan kali ini, Agus nekat melakukan aksi bom bunuh diri di Mapolsek Astana Anyar. Tubagus Erif mengakui, permasalahan napiter memang kompleks. Menurutnya, hukuman penjara tak menjamin pelaku terorisme bertobat.
"Dalam sistem bagaimana pun dan jenis pidana apapun (umum maupun khusus), tidak ada yang bisa menjamin bahwa orang yang pernah di penjara tidak akan mengulangi tindakannya kembali, termasuk terorisme," ungkap Erif.
"Apalagi dalam kondisi lapas yang belum ideal, di mana pelaku tipiter masih disatukan dan berbaur dengan lainnya," sambungnya.
Namun Erif mengklaim, Kemenkumham telah melakukan upaya maksimal dalam melakukan pembinaan terhadap para narapidana. Khususnya, narapidana kasus terorisme.
Namun ternyata, ia mengulangi perbuatannya. Bahkan kali ini, Agus nekat melakukan aksi bom bunuh diri di Mapolsek Astana Anyar. Tubagus Erif mengakui, permasalahan napiter memang kompleks. Menurutnya, hukuman penjara tak menjamin pelaku terorisme bertobat.
"Dalam sistem bagaimana pun dan jenis pidana apapun (umum maupun khusus), tidak ada yang bisa menjamin bahwa orang yang pernah di penjara tidak akan mengulangi tindakannya kembali, termasuk terorisme," ungkap Erif.
"Apalagi dalam kondisi lapas yang belum ideal, di mana pelaku tipiter masih disatukan dan berbaur dengan lainnya," sambungnya.
Namun Erif mengklaim, Kemenkumham telah melakukan upaya maksimal dalam melakukan pembinaan terhadap para narapidana. Khususnya, narapidana kasus terorisme.
Lihat Juga :