Yasonna Berikan Paspor untuk WNI Overstay di Arab Saudi

Kamis, 08 Desember 2022 - 19:27 WIB
loading...
Yasonna Berikan Paspor...
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) Yasonna Laoly menyerahkan paspor bagi warga negara Indonesia (WNI) yang sudah melewati masa izin tinggal (overstay) di Jeddah, Arab Saudi, Rabu (7/12/2022). Foto/Istimewa
A A A
JAKARTA - Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) Yasonna Laoly menyerahkan paspor bagi warga negara Indonesia (WNI) yang sudah melewati masa izin tinggal (overstay) di Jeddah, Arab Saudi, Rabu (7/12/2022). Kegiatan itu dilakukan saat puncak kegiatan pasporisasi tahap pertama dalam acara dengan tema silaturahmi dan penyerahan paspor kepada WNI di Jeddah.

“Ini merupakan terobosan dalam pelayanan dan perlindungan warga negara Indonesia di luar negeri,” kata Yasonna Laoly usai penyerahan paspor bagi para WNI.

Adapun program pasporisasi tahap pertama dilaksanakan pada 10 Oktober-10 Desember 2022. Ketua DPR Puan Maharani hadir dan secara simbolik menyerahkan paspor kepada para WNI overstay di Arab Saudi.

Baca juga: Menkumham Ajak Jajarannya Bantu Korban Gempa Cianjur

Penerbitan paspor bagi WNI overstay di Arab Saudi juga dilaksanakan di Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Riyadh. KJRI Jeddah pun memberi pelayanan pasporisasi bagi WNI hingga ke wilayah Thaif dan Madinah.

Program pasporisasi ini adalah bentuk kerja sama Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) dengan Kementerian Luar Negeri (Kemenlu). Program ini adalah program pelayanan pemberian paspor bagi WNI yang overstay di Arab Saudi.

Sedangkan salah satu alasan digagasnya program tersebut karena banyaknya WNI di Arab Saudi yang mengalami overstay, terutama Pekerja Migran Indonesia (PMI). Overstay yang dialami membuat dokumen kewarganegaraan mereka menjadi tidak berlaku.

Berdasarkan data yang dihimpun, ada 30-an WNI yang terjaring oleh petugas Saudi setiap harinya karena tidak berdokumen. WNI yang overstay di Arab Saudi tidak dapat beraktivitas tenang selama tidak berdokumen kewarganegaraan.

Di samping itu, WNI yang overstay di Arab Saudi juga tidak dapat ke fasilitas kesehatan jika dalam kondisi sakit, dan tidak dapat mengakses perbankan untuk melakukan transaksi keuangan. “Maka kita bantu permudah pelayanan ini supaya para WNI bisa beraktivitas normal, status dokumen kewarganegaraannya pun jelas," ujar Yasonna.

Program tersebut pun disambut baik dan diapresiasi para WNI yang overstay di Arab Saudi. Negara hadir di tengah-tengah masyarakat dan melindungi, serta membantu mempermudah layanan pasporisasi.

Salah satu WNI tersebut Ahmad Taufik mengatakan bahwa program tersebut mempermudah dirinya mengurus paspor. "Alhamdulillah, terbantu sekali. Saya awalnya tanya-tanya gimana caranya. Ini Alhamdulillah semua terlayani. Kemarin sempat jadwalin, tapi saya nggak bisa hadir. Ajuin lagi alhamdulillah di-acc," katanya.

Hal senada dikatakan oleh salah seorang pekerja migran Indonesia Kholifah. Menurut Kholifah, program pasporisasi yang diikutinya sangat bermanfaat.

Dirinya mengaku mendapatkan pelayanan yang baik dan tidak menemukan pungutan liar (pungli) selama proses pembuatan paspor. "Enggak ada (pungli). Lancar semua. Saya seneng banget ada program ini,” tutur Kholifah.

Program tersebut diharapkan bisa terus berlanjut hingga tahun depan. Kemenkumham merestui program pasporisasi akan dilanjutkan hingga tahun depan.

"Melihat program ini berjalan dengan lancar, dan begitu banyak permintaan bahwa program ini dilanjutkan. Maka dari itu, saya katakan bahwa program pasporisasi akan terus berlanjut hingga tahun depan," pungkas Yasonna.
(rca)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Perompak Somalia Sandera...
Perompak Somalia Sandera 4 WNI, DPR Minta TNI dan Kemlu Bikin Contingency Plan
Permudah Layanan Jemaah...
Permudah Layanan Jemaah Haji dan Umrah Indonesia, BSI Bakal Hadir di Arab Saudi
SOKSI dan P2MI Teken...
SOKSI dan P2MI Teken MoU Dorong Pekerja Migran Terampil
ART asal Indonesia Dianiaya...
ART asal Indonesia Dianiaya di Malaysia, DPR Minta Kemlu Lobi agar Pelaku Dihukum Berat
Prabowo Ungkap Indonesia...
Prabowo Ungkap Indonesia Ingin Perluas Peluang WNI Kerja di Jerman
Geger, WNI Bunuh WNI...
Geger, WNI Bunuh WNI di Hokkaido Jepang, Satu Anggota Polisi Ikut Terluka
Demi Lindungi Negara-negara...
Demi Lindungi Negara-negara Arab, AS Janjikan Perdamaian Abadi dengan Iran
Aktor Breaking Bad Giancarlo...
Aktor 'Breaking Bad' Giancarlo Esposito Masuk Islam saat Syuting di Arab Saudi
Arab Saudi Kebut Pembangunan...
Arab Saudi Kebut Pembangunan Jeddah Tower 1.000 Meter, Gedung Tertinggi di Dunia Kalahkan Burj Khalifa
Rekomendasi
Kinerja Keuangan Impresif,...
Kinerja Keuangan Impresif, MNC Kapital Rombak Direksi dan Bidik Penambahan Modal
Bank Mandiri Taspen...
Bank Mandiri Taspen dan PNM Gelar Pelatihan Vokasi untuk Difabel di Brebes
Nyaris Kaya Mendadak,...
Nyaris Kaya Mendadak, Driver Ojol Tak Menyangka Temuan Ini Disebut Jeratan Gaib
Berita Terkini
Jaksa KPK Limpahkan...
Jaksa KPK Limpahkan Berkas Perkara Mantan Ketua PN Depok ke Pengadilan Bandung
Prabowo Bertemu Kapolri...
Prabowo Bertemu Kapolri di Istana, Terima Laporan Kamtibmas-Persiapan Hari Bhayangkara 2026
Komisi I Bangga TNI...
Komisi I Bangga TNI Ikut Urus Pertanian, Dave Laksono: Ini Bukan Kembali ke Dwifungsi
Keberlangsungan Energi...
Keberlangsungan Energi Listrik vs Dominasi Oligarki Batubara
Peradi SAI Siap Jembatani...
Peradi SAI Siap Jembatani Dunia Usaha dan Hukum dalam Pelaksanaan KUHP Baru
Masa Penahanan Dadan...
Masa Penahanan Dadan Hindayana Cs Diperpanjang 40 Hari ke Depan
Infografis
Daftar Skuad Timnas...
Daftar Skuad Timnas Mesir di Piala Dunia 2026, Mohamed Salah Ujung Tombak
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved