Peta Bencana Nasional, BMKG: 13 Zona Megathrust dan 295 Sesar Aktif
Kamis, 08 Desember 2022 - 12:16 WIB
loading...
BMKG terus berupaya untuk memitigasi meminimalisir jatuhnya korban jiwa dan dampak dari kerusakan yang akan ditimbulkan dari bencana yang terjadi. Foto/Ilustrasi dampak gempa/MPI
A
A
A
JAKARTA - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) terus berupaya untuk memitigasi meminimalisir jatuhnya korban jiwa dan dampak dari kerusakan yang akan ditimbulkan dari bencana yang terjadi. Hal ini dikatakan oleh Koordinator Bidang Informasi Gempa Bumi dan Peringatan Dini Tsunami BMKG , Iman Fatchurochman.
Bahkan, BMKG juga telah membuat peta bencana nasional dengan mengajak keterlibatan pemerintah daerah (pemda) untuk memitigasinya, di mana di wilayah Indoensia ada 13 zona megathrust dan 295 sesar aktif. Hal ini disampaikannya dalam Gelora Talks bertajuk "Indonesia dan Ancaman Bencana Alam, Bagaimana Kita Memitigasinya?" secara daring, yang dikutip Kamis (8/12/2022).
"BMKG juga telah membahas, serta menyodorkan peta rawan bencana dengan mengajak keterlibatan pemerintah daerah untuk memitigasinya. Wilayah Indonesia itu ada 13 zona megatrust, serta 295 sesar aktif yang harus diwaspadai," kata Iman.
Baca juga: BMKG Imbau Masyarakat Waspadai Hujan yang Berpotensi Picu Bencana
Menurut Iman, gempa yang terjadi di Indonesia mayoritas mendatangkan kerusakan parah dan banyak menelan korban jiwa. Hal ini terjadi karena bangunan rumah tidak tahan gempa, serta gempa sering kali terjadi di batuan lunak.
Bahkan, BMKG juga telah membuat peta bencana nasional dengan mengajak keterlibatan pemerintah daerah (pemda) untuk memitigasinya, di mana di wilayah Indoensia ada 13 zona megathrust dan 295 sesar aktif. Hal ini disampaikannya dalam Gelora Talks bertajuk "Indonesia dan Ancaman Bencana Alam, Bagaimana Kita Memitigasinya?" secara daring, yang dikutip Kamis (8/12/2022).
"BMKG juga telah membahas, serta menyodorkan peta rawan bencana dengan mengajak keterlibatan pemerintah daerah untuk memitigasinya. Wilayah Indonesia itu ada 13 zona megatrust, serta 295 sesar aktif yang harus diwaspadai," kata Iman.
Baca juga: BMKG Imbau Masyarakat Waspadai Hujan yang Berpotensi Picu Bencana
Menurut Iman, gempa yang terjadi di Indonesia mayoritas mendatangkan kerusakan parah dan banyak menelan korban jiwa. Hal ini terjadi karena bangunan rumah tidak tahan gempa, serta gempa sering kali terjadi di batuan lunak.
Lihat Juga :