Bharada E Geleng Kepala dan Tertawa Dengar Kesaksian Ferdy Sambo
Rabu, 07 Desember 2022 - 14:43 WIB
loading...
Terdakwa Bharada E menggelengkan kepala serta tertawa heran mendengar kesaksian mantan Kadiv Propam Polri Ferdy Sambo saat persidangan lanjutan kasus penembakan Brigadir J. Foto/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Terdakwa Bharada E atau Richard Eliezer menggelengkan kepala serta tertawa heran mendengar kesaksian mantan Kadiv Propam Polri Ferdy Sambo saat persidangan lanjutan kasus penembakan Brigadir J.
Awalnya Sambo menerima panggilan dari istrinya, Putri Candrawathi bahwa Brigadir J telah melakukan tindakan tak senonoh kepadanya pada 7 Juli 2022. Lantas Sambo pun murka besar atas kelakuan ajudannya itu. Baca juga: Ferdy Sambo Ceritakan Detik-detik Habisi Nyawa Brigadir J di Duren Tiga
Saat di Rumah Dinas Kompleks Polri Duren Tiga sebelum eksekusi Brigadir J, ia melihat Ricky Rizal masih memarkir mobil dan Kuat Ma'ruf tengah berada di dapur. Saat itu, ia langsung memerintahkan Kuat untuk memanggil Brigadir J.
"Begitu masuk, saya sudah emosi waktu itu karena mengingat kelakuan Yosua kepada istri saya. Saya kemudian berhadapan dengan Yosua. Saya sampaikan ke Yosua 'kenapa kamu tega sama ibu?" kata Sambo di Ruang Sidang PN Jakarta Selatan, Rabu (7/12/2022).
"Jawaban Yosua tidak seperti yang saya harapkan, dia malah menanya balik "ada apa komandan?" Seperti menantang. Saya kemudian lupa, tidak bisa mengingat lagi, saya bilang "kamu kurang ajar." Saya perintahkan Richard untuk 'hajar Chad, kamu hajar Chad.' Kemudian ditembaklah Yosua sambil maju sampai roboh yang mulia," tandas Sambo.
Awalnya Sambo menerima panggilan dari istrinya, Putri Candrawathi bahwa Brigadir J telah melakukan tindakan tak senonoh kepadanya pada 7 Juli 2022. Lantas Sambo pun murka besar atas kelakuan ajudannya itu. Baca juga: Ferdy Sambo Ceritakan Detik-detik Habisi Nyawa Brigadir J di Duren Tiga
Saat di Rumah Dinas Kompleks Polri Duren Tiga sebelum eksekusi Brigadir J, ia melihat Ricky Rizal masih memarkir mobil dan Kuat Ma'ruf tengah berada di dapur. Saat itu, ia langsung memerintahkan Kuat untuk memanggil Brigadir J.
"Begitu masuk, saya sudah emosi waktu itu karena mengingat kelakuan Yosua kepada istri saya. Saya kemudian berhadapan dengan Yosua. Saya sampaikan ke Yosua 'kenapa kamu tega sama ibu?" kata Sambo di Ruang Sidang PN Jakarta Selatan, Rabu (7/12/2022).
"Jawaban Yosua tidak seperti yang saya harapkan, dia malah menanya balik "ada apa komandan?" Seperti menantang. Saya kemudian lupa, tidak bisa mengingat lagi, saya bilang "kamu kurang ajar." Saya perintahkan Richard untuk 'hajar Chad, kamu hajar Chad.' Kemudian ditembaklah Yosua sambil maju sampai roboh yang mulia," tandas Sambo.
Lihat Juga :