Sosialisasi Cegah Penyebaran Virus Corona Harus Terus Dilakukan
Selasa, 28 April 2020 - 01:34 WIB
loading...
A
A
A
Edukasi warga juga terus digulirkan Pustaka Bergerak di wilayah Way Kanan. Gerakan literasi ini memberi pemahaman bagaimana menjalankan protokol kesehatan agar terbebas dari Covid-19. “Aksi gerakan literasi terus dijalankan, meski tidak sebatas kepada tekstual. Pencegahan Covid-19 dilakukan secara langsung melalui tatap muka juga masuk gerakan literasi,” ujar Eko lagi.
Bergabung bersama program 10 Rumah Aman, Kampung Umpu Kencana memang aktif memastikan wilayahnya tetap zona hijau Covid-19. Selain pengukuran suhu tubuh dan edukasi, mereka memberikan pelayanan kesehatan ekstra. Caranya, tekanan darah warga juga ikut diukur dan dipantau secara rutin. Kepala Kampung Umpu Kencana, Yuli Purwanta, menjelaskan, kesehatan warga secara umum terjamin.
"Dengan didukung 10 Rumah Aman dan bersinergi dengan Pustaka Bergerak, prioritas kesehatan dari warga terus terjamin. Aktivitas pengukuran suhu tubuh warga terus dilakukan secara rutin. Kami juga mengukur tekanan darah mereka. Pembagian Masker untuk warga juga sudah dilaksanakan. Kami optimistis masyarakat di sini tetap sehat, lalu Covid-19 akan hilang lebih cepat," jelas Yuli.
Menekan sebarannya, info https://dinkes.lampungprov.go.id/covid19/, Kamis (23/4) siang, menunjukan 26 kasus positif Covid-19 di Provinsi Lampung. Rinciannya adalah 42,31% dirawat, sebanyak 38,46% dinyatakan sembuh, lalu 19,23% meninggal. Ada juga 2.848 Orang Dalam Pemantauan dan 2.188 jiwa dinyatakan menyelesaikan proses tersebut. Untuk Pasien Dalam Pengawasan ada 52 jiwa.
"Semua elemen harus dilibatkan dalam penanganan Covid-19 secara menyeluruh. Jiwa gotong royong harus terus dihidupkan. Kami apresiasi kebersamaan di Way Kanan. Pustaka Bergerak, stakeholder, dan 10 Rumah Aman saling dukung untuk memastikan mata rantai Covid-19 terputus," tutup Kepala Staf Presiden Moeldoko.
Bergabung bersama program 10 Rumah Aman, Kampung Umpu Kencana memang aktif memastikan wilayahnya tetap zona hijau Covid-19. Selain pengukuran suhu tubuh dan edukasi, mereka memberikan pelayanan kesehatan ekstra. Caranya, tekanan darah warga juga ikut diukur dan dipantau secara rutin. Kepala Kampung Umpu Kencana, Yuli Purwanta, menjelaskan, kesehatan warga secara umum terjamin.
"Dengan didukung 10 Rumah Aman dan bersinergi dengan Pustaka Bergerak, prioritas kesehatan dari warga terus terjamin. Aktivitas pengukuran suhu tubuh warga terus dilakukan secara rutin. Kami juga mengukur tekanan darah mereka. Pembagian Masker untuk warga juga sudah dilaksanakan. Kami optimistis masyarakat di sini tetap sehat, lalu Covid-19 akan hilang lebih cepat," jelas Yuli.
Menekan sebarannya, info https://dinkes.lampungprov.go.id/covid19/, Kamis (23/4) siang, menunjukan 26 kasus positif Covid-19 di Provinsi Lampung. Rinciannya adalah 42,31% dirawat, sebanyak 38,46% dinyatakan sembuh, lalu 19,23% meninggal. Ada juga 2.848 Orang Dalam Pemantauan dan 2.188 jiwa dinyatakan menyelesaikan proses tersebut. Untuk Pasien Dalam Pengawasan ada 52 jiwa.
"Semua elemen harus dilibatkan dalam penanganan Covid-19 secara menyeluruh. Jiwa gotong royong harus terus dihidupkan. Kami apresiasi kebersamaan di Way Kanan. Pustaka Bergerak, stakeholder, dan 10 Rumah Aman saling dukung untuk memastikan mata rantai Covid-19 terputus," tutup Kepala Staf Presiden Moeldoko.
(maf)
Lihat Juga :