Sosialisasi Cegah Penyebaran Virus Corona Harus Terus Dilakukan
Selasa, 28 April 2020 - 01:34 WIB
loading...
Kampanye untuk pencegahan preventif penyebaran pandemi Covid-19 atau virus Corona, terus dikuatkan 10 Rumah Aman dan Pustaka Bergerak di nusantara. Foto/Ilustrasi/SINDOnews/Yorri Farli
A
A
A
JAKARTA - Kampanye pencegahan preventif pandemi Covid-19 atau virus Corona, terus dikuatkan 10 Rumah Aman dan Pustaka Bergerak di nusantara. Dijalankan bergotong royong, mereka membumikan protokol kesehatan pemerintah di pelosok negeri. Apalagi, beragam paket bantuan riil sudah dialirkan program 10 Rumah Aman dan diterima masyarakat.
"Para Pegiat Pustaka Bergerak di daerah memang mendapat paket bantuan melalui program 10 Rumah Aman. Dengan bantuan alat pelindung diri ini, kami semakin leluasa bergerak. Sebab, ada bentuk riil yang diberikan kepada masyarakat. Proses edukasi menekan sebaran Covid-19 kini semakin mudah," ungkap Founder Pustaka Bergerak Nirwan Ahmada Arsuka, Senin (27/4/2020).
![Sosialisasi Cegah Penyebaran Virus Corona Harus Terus Dilakukan]()
Menjadi partner 10 Rumah Aman, Pustaka Bergerak terus berupaya mengembalikan zona hijau Covid-19 di nusantara. Sebut saja, pegiat Pustaka Bergerak wilayah Palangkaraya, Kalimantan Tengah. Melalui @ransel_buku, paket bantuan pun dialirkan. Bentuknya berupa Thermoscan, Masker, Sarung Tangan, dan lainnya. Mereka pun langsung bergerak melakukan edukasi dan pengukuran suhu tubuh.
"Kami tetap bergerak menjalankan program 10 Rumah Aman. Apalagi, peralatan kami sudah lengkap. Paket bantuan program 10 Rumah Aman sudah diterima. Kami langsung door to door mengukur suhu tubuh warga secara rutin. Mereka juga diingatkan agar rajin mencuci tangan dengan sabun, memakai Masker, dan menjaga jarak," terang Penanggungjawab Ransel Pustaka Palangkaraya Fery Irawan.
Serupa Kalimantan Tengah, aksi tersebut juga dilakukan Pustaka Bergerak di Way Kanan, Lampung. Berkolaborasi dengan stakeholder Kampung Umpu Kencana, Blambangan Umpu, Way Kanan, mereka memastikan wilayahnya negatif Civid-19. Mereka aktif mengalirkan bantuan 10 Rumah Aman berupa Masker, Thermoscan, dan lainnya.
"Pandemi Covid-19 adalah tanggung jawab bersama. Melalui fasilitas bantuan dari program 10 Rumah Aman, kami ikut melaksanakan deteksi dan pencegahan Covid-19. Bantuan itu langsung diserahkan pada warga sembari melakukan pencatatan suhu tubuh. Kami juga tergerak untuk membantu memberi pemahaman langsung kepada warga," kata Aktivis Pegiat Literasi Way Kanan Eko Prasetyo.
"Para Pegiat Pustaka Bergerak di daerah memang mendapat paket bantuan melalui program 10 Rumah Aman. Dengan bantuan alat pelindung diri ini, kami semakin leluasa bergerak. Sebab, ada bentuk riil yang diberikan kepada masyarakat. Proses edukasi menekan sebaran Covid-19 kini semakin mudah," ungkap Founder Pustaka Bergerak Nirwan Ahmada Arsuka, Senin (27/4/2020).

Menjadi partner 10 Rumah Aman, Pustaka Bergerak terus berupaya mengembalikan zona hijau Covid-19 di nusantara. Sebut saja, pegiat Pustaka Bergerak wilayah Palangkaraya, Kalimantan Tengah. Melalui @ransel_buku, paket bantuan pun dialirkan. Bentuknya berupa Thermoscan, Masker, Sarung Tangan, dan lainnya. Mereka pun langsung bergerak melakukan edukasi dan pengukuran suhu tubuh.
"Kami tetap bergerak menjalankan program 10 Rumah Aman. Apalagi, peralatan kami sudah lengkap. Paket bantuan program 10 Rumah Aman sudah diterima. Kami langsung door to door mengukur suhu tubuh warga secara rutin. Mereka juga diingatkan agar rajin mencuci tangan dengan sabun, memakai Masker, dan menjaga jarak," terang Penanggungjawab Ransel Pustaka Palangkaraya Fery Irawan.
Serupa Kalimantan Tengah, aksi tersebut juga dilakukan Pustaka Bergerak di Way Kanan, Lampung. Berkolaborasi dengan stakeholder Kampung Umpu Kencana, Blambangan Umpu, Way Kanan, mereka memastikan wilayahnya negatif Civid-19. Mereka aktif mengalirkan bantuan 10 Rumah Aman berupa Masker, Thermoscan, dan lainnya.
"Pandemi Covid-19 adalah tanggung jawab bersama. Melalui fasilitas bantuan dari program 10 Rumah Aman, kami ikut melaksanakan deteksi dan pencegahan Covid-19. Bantuan itu langsung diserahkan pada warga sembari melakukan pencatatan suhu tubuh. Kami juga tergerak untuk membantu memberi pemahaman langsung kepada warga," kata Aktivis Pegiat Literasi Way Kanan Eko Prasetyo.
Lihat Juga :