Gelar Festival Film, KPK Beri Edukasi Muda-mudi Soal Pemahaman Antikorupsi
Minggu, 04 Desember 2022 - 01:09 WIB
loading...
Wakil Ketua KPK Nurul Gufron saat dimintai komentarnya oleh awak media setelah menghadiri acara Anti Corruption Film Festival (ACFEST) 2022. Hal itu juga sebagai upaya mengedukasi kaum muda-mudi soal antikorupsi. Foto: MPI/Bachtiar Rojab
A
A
A
JAKARTA - Perlawanan terhadap korupsi tidak hanya dilakukan melalui penindakan . Namun, bisa juga dilakukan melalui sarana film .
Seperti yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK ). Mereka, turut menggelar Anti Corruption Film Festival (ACFEST) 2022.
Wakil Ketua KPK Nurul Gufron mengatakan, dengan adanya film festival tersebut, KPK ingin memberikan edukasi anti korupsi dengan cara berbeda. Termasuk, menanamkan budaya tersebut ke kalangan muda-mudi Indonesia. Baca juga: 4 Film Korea tentang Korupsi Negara, Bikin Emosi Tingkat Tinggi
"KPK berharap dengan serial Acffest ini bagaimana menggugah insan-insan muda supaya memberikan informasi edukasi dan persuasi dari kalangan muda dengan selera sendiri," katanya di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Kamis 1 Desember 2022.
Sehingga, kata Gufron, budaya anti korupsi tidak hanya menjaring masyarakat dalam satu lini. Namun, melakukan kurikulum anti korupsi dengan lebih menarik dan kreatif.
Seperti yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK ). Mereka, turut menggelar Anti Corruption Film Festival (ACFEST) 2022.
Wakil Ketua KPK Nurul Gufron mengatakan, dengan adanya film festival tersebut, KPK ingin memberikan edukasi anti korupsi dengan cara berbeda. Termasuk, menanamkan budaya tersebut ke kalangan muda-mudi Indonesia. Baca juga: 4 Film Korea tentang Korupsi Negara, Bikin Emosi Tingkat Tinggi
"KPK berharap dengan serial Acffest ini bagaimana menggugah insan-insan muda supaya memberikan informasi edukasi dan persuasi dari kalangan muda dengan selera sendiri," katanya di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Kamis 1 Desember 2022.
Sehingga, kata Gufron, budaya anti korupsi tidak hanya menjaring masyarakat dalam satu lini. Namun, melakukan kurikulum anti korupsi dengan lebih menarik dan kreatif.
Lihat Juga :