Survei Tempatkan PPP Tak Lolos Ambang Batas Parlemen, Mardiono: Cambuk bagi Kami

Kamis, 01 Desember 2022 - 08:02 WIB
loading...
Survei Tempatkan PPP...
Pelaksana tugas (Plt) Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Muhamad Mardiono mengatakan sejumlah hasil survei belakangan ini dijadikan sebagai cambuk bagi PPP untuk lebih bekerja keras. Foto/Dok MPI
A A A
JAKARTA - Pelaksana tugas (Plt) Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan ( PPP ) Muhamad Mardiono mengatakan sejumlah hasil survei belakangan ini dijadikan sebagai cambuk bagi PPP untuk lebih bekerja keras. Diketahui, elektabilitas PPP di bawah ambang batas parlemen atau parliamentary threshold berdasarkan hasil survei Lembaga Charta Politika.

"Ya hasil-hasil survei yang disampaikan oleh lembaga-lembaga survei merupakan cambuk bagi kami, kritik bagi kami, untuk kita bisa kerja lebih keras lagi," kata Mardiono saat di temui di Jakarta Pusat, Rabu (30/11/2022).

Terlepas dari itu, Mardiono menyadari bahwa hasil survei selalu menempatkan PPP di posisi buncit. "Kita dari dulu, PPP itu, lembaga-lembaga survei, itu selalu menempatkan hasil surveinya rendah," tuturnya.

Baca juga: PPP Sudah Lapor PDIP soal Mayoritas Kadernya Ingin Ganjar Capres 2024



Kendati demikian, Mardiono merasa PPP dapat bertahan lantaran memiliki basis yang loyal. Atas dasar itu, Mardiono merasa PPP dapat jatah kursi parlemen pada Pemilu 2014 dan 2019.

"Tetapi karena PPP memiliki basis yang loyal, sebenarnya kita potret dari hasil pemilu 2014, 2019. Walaupun di dua pemilu itu kita memiliki masalah di internal kita, tetapi di 2014 kita masih eksis, masih 39 kursi, bahkan naik dari pemilu sebelumnya. Dari pemilu sebelumnya itu kita naik satu kursi," ucap Mardiono.

"Padahal mohon maaf, di tengah-tengah itu internal kita ada masalah. Nah, di 2024 nyaris konsolidasi nasional kami, PPP, itu yang terbaik. Karena saya sudah mengikuti hampir 5 kali pemilu. Ini konsolidasi nasional yang kita lakukan saat ini adalah yang terbaik," pungkasnya.
(rca)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Sikapi Putusan PN Jakpus,...
Sikapi Putusan PN Jakpus, Kuasa Hukum PPP Maluku Akan Tempuh Kasasi
Menang Lagi di PN Jakpus,...
Menang Lagi di PN Jakpus, Putusan Hakim Tegaskan Keabsahan Tanda Tangan Ketum PPP dan Wasekjen pada SK Plt Maluku
Threshold DPRD Dinilai...
Threshold DPRD Dinilai Reduksi Demokrasi Lokal, Gardian Muhammad Minta Reformasi Politik Substantif
Sidang Gugatan Muktamar...
Sidang Gugatan Muktamar PPP, Saksi Tergugat Dinilai Tidak Konsisten
Konflik PPP Banten Dinilai...
Konflik PPP Banten Dinilai Lebih dari Sekadar Pergantian Ketua
Sidang Gugatan PPP,...
Sidang Gugatan PPP, Ketua SC Mengaku Borong Kamar Hotel untuk Persidangan Muktamar
DPW PPP Banten Targetkan...
DPW PPP Banten Targetkan Tambah Kursi Legislatif pada Pemilu 2029
Pengurus PPP Laporkan...
Pengurus PPP Laporkan Toni, Badri, dan Saiful Hakim ke Polda Metro Atas Dugaan Pemalsuan Tanda Tangan
Toni, Badri, dan Saiful...
Toni, Badri, dan Saiful Hakim Dilaporkan Kader PPP ke Polda Metro atas Dugaan Pemalsuan Dokumen Muktamar
Rekomendasi
Polisi Amankan Sopir...
Polisi Amankan Sopir Truk Kecelakaan Maut di Bekasi
Cek SIMPKB! Kemendikdasmen...
Cek SIMPKB! Kemendikdasmen Umumkan 60.896 Peserta PPG Guru Tertentu Tahap 2 2026
Biden Sebut Trump Pencundang,...
Biden Sebut Trump Pencundang, Narsis, dan Sombong
Berita Terkini
Roy Suryo Ngamuk Sidang...
Roy Suryo Ngamuk Sidang Praperadilannya Disusupi Termul
Soroti Kematian 5 Calon...
Soroti Kematian 5 Calon Manajer Kopdes, Pimpinan Komisi XIII DPR Dorong Komnas HAM Investigasi
Pakar Hukum: Konsep...
Pakar Hukum: Konsep Presisi Jadi Kunci Meningkatnya Kepercayaan Publik kepada Polri
Narkoba, Masa Depan...
Narkoba, Masa Depan Bangsa, dan Kerja Sama Internasional
Sidang Praperadilan...
Sidang Praperadilan Roy Suryo Dimulai, Hakim Ungkap Jadwal Setiap Persidangan
Pemerintah Ajukan RUU...
Pemerintah Ajukan RUU Keamanan dan Ketahanan Siber ke DPR, Atur Mekanisme Penyidikan dan Sanksi
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved