Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan, MPR Bertemu 250 Etnis Tionghoa dari 8 Provinsi
Rabu, 30 November 2022 - 13:50 WIB
loading...
MPR RI mengundang Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) untuk melaksanakan sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan sebagai wujud menjaga persatuan dan kesatuan bangsa. Foto/MPI
A
A
A
JAKARTA - MPR RI mengundang Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) untuk melaksanakan sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan sebagai wujud menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.
Ketua Panitia Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan MPR RI Henry Husada menyebut bahwa peserta etnis Tionghoa yang hadir dalam acara tersebut sebanyak 250 orang dari 8 provinsi. Bahkan, kata Henry, ada peserta paling jauh yang berasal dari Biak, Provinsi Papua.Baca juga: William Tanta Sebut 4 Pilar MPR RI Selaras dengan Visi-Misi PSMTI Jaga NKRI
"Bersama ini saya selalu ketua panitia melaporkan bahwa sosialisasi 4 Pilar ini dihadiri 250 peserta, yang target kami adalah 200, tapi betul-betul luar biasa bisa hadir 250 plus yaa, yang berasal dari 8 provinsi, dan terjauh dari Biak, Provinsi Papua," ujar Henry di Gedung Nusantara V, Kompleks DPR-MPR RI, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (30/11/2022).
Suasana ruangan Nusantara V pun begitu kompak, peserta yang hadir didominasi dengan pakaian batik berwarna dasar merah. Tidak sedikit dari mereka mengenakan kebaya.
Selanjutnya, Ketua MPR RI Bambang Soesatyo menyampaikan sambutannya dan disambut meriah oleh para peserta.Bambang mengatakan bahwa setiap elemen bangsa dan negara harus diikutsertakan dalam menjaga kesatuan dan persatuan, tak terkecuali etnis Tionghoa.
Ketua Panitia Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan MPR RI Henry Husada menyebut bahwa peserta etnis Tionghoa yang hadir dalam acara tersebut sebanyak 250 orang dari 8 provinsi. Bahkan, kata Henry, ada peserta paling jauh yang berasal dari Biak, Provinsi Papua.Baca juga: William Tanta Sebut 4 Pilar MPR RI Selaras dengan Visi-Misi PSMTI Jaga NKRI
"Bersama ini saya selalu ketua panitia melaporkan bahwa sosialisasi 4 Pilar ini dihadiri 250 peserta, yang target kami adalah 200, tapi betul-betul luar biasa bisa hadir 250 plus yaa, yang berasal dari 8 provinsi, dan terjauh dari Biak, Provinsi Papua," ujar Henry di Gedung Nusantara V, Kompleks DPR-MPR RI, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (30/11/2022).
Suasana ruangan Nusantara V pun begitu kompak, peserta yang hadir didominasi dengan pakaian batik berwarna dasar merah. Tidak sedikit dari mereka mengenakan kebaya.
Selanjutnya, Ketua MPR RI Bambang Soesatyo menyampaikan sambutannya dan disambut meriah oleh para peserta.Bambang mengatakan bahwa setiap elemen bangsa dan negara harus diikutsertakan dalam menjaga kesatuan dan persatuan, tak terkecuali etnis Tionghoa.
Lihat Juga :