Peringati HGN 2022, Wamenag: Perkuat Moderasi, Inovasi, dan Kuasai Teknologi

Jum'at, 25 November 2022 - 20:04 WIB
loading...
Peringati HGN 2022, Wamenag: Perkuat Moderasi, Inovasi, dan Kuasai Teknologi
Wakil Menteri Agama Zainut Tauhid Sa’adi mengapresiasi kepada para guru yang telah berjuang memajukan dan mencerdaskan kehidupan bangsa. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Wakil Menteri Agama Zainut Tauhid Sa’adi mengapresiasi kepada para guru yang telah berjuang dalam memajukan dan mencerdaskan kehidupan bangsa.

Pernyataan itu diungkapkan Wakil Menteri Agama Zainut Tauhid Sa’adi saat menjadi inspektur upacara Upacara Hari Guru Nasional (HGN) Tahun 2022 yang digelar Direktorat Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Madrasah Ditjen Pendis Kementerian Agama (Kemenag) di Halaman Kantor Kemenag RI, Jakarta. Peringatan HGN ini GTK Madrasah mengambil tema “Berinovasi Mendidik Generasi”.

Zainut menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada para guru. “Pagi ini, kita memperingati momentum Hari Guru Nasional 2022 secara serentak seluruh Indonesia. Pertama, kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi atas jasa besar yang diberikan para guru dalam mencerdaskan kehidupan bangsa. Terpujilah wahai engkau Ibu, Bapak Guru. Namamu akan selalu hidup dalam sanubariku,” kata Zainut Tauhid, Jumat (25/11/2022).

Baca juga: Hari Guru Nasional, Jokowi Posting Gambar Ilustrasi Belajar di Luar Kelas

Zainut menyampaikan, beberapa hal terkait ikhtiar Kementerian Agama untuk terus memperhatikan para guru madrasah baik dari sisi peningkatan kompetensinya hingga persoalan kesejahteraanya. Akan tetapi sebelumnya, Zainut menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh guru jika dalam ikhtiar tersebut belum maksimal.

Baca juga: Hari Guru Nasional Diperingati Tanggal 25 November, Begini Sejarahnya

“Kami menyampaikan permohonan maaf jika ikhtiar kami belum optimal dalam memberikan layanan terbaik bagi para pahlawan tanpa tanda jasa. Benar Hari Guru Nasional adalah bentuk rekognisi, Namun, kami juga berkomitmen untuk terus berupaya agar para guru terus mendapat afirmasi. Sebab, kita semua tahu bahwa guru adalah profesi mulia, Kata cerdik-cendikia, jika orang tua memberikan asupan untuk jasadnya, maka guru memberikan gizi untuk ruh, spirit, dan jiwanya,” Sambungnya.

Diakui Zainut, dedikasi guru tiada batas, Bahkan, ketika pandemi Covid-19 melanda, guru dituntut tetap melaksanakan tugas. Amanat di pundak untuk terus “Berinovasi Mendidik Generasi” sebagai tema Hari Guru Nasional Tahun Ini. “Dalam konteks itu saya ingin menyampaikan beberapa pesan. Pertama, terus menjadi pribadi pembelajar. Sebab, mengajar pun bagian dari belajar. Saat guru mengajar, pada hakikatnya dia sedang belajar,” tambahnya.

Setelah dua tahun pandemi Covid-19, kata Zainut, saat ini memasuki masa learning recovery, pemulihan proses pembelajaran. Oleh sebab itu, Kemenag mendorong dan mengondisikan para guru untuk terus berinovasi dan memanfaatkan teknologi informasi. “Paradigma belajar dan mengajar perlu respons dengan kekinian. Ada proses transformasi digital, ada big data (maha data), artficial intelegence (kecerdasan buatan), metaverse, metahuman, robotic, dan lainya yang hadir di ruang-ruang kelas siswa generasi Z dan Alpha,” katanya.

Selain itu, Zainut berpesan agar para guru terus perkuat moderasi beragama dan sukseskan tahun toleransi. Jadikan agama sebagai sumber inspirasi untuk memuliakan harkat kemanusiaan, meneguhkan komitmen kebangsaan, toleran dan antikekerasan. Hormati keragaman budaya lokal dan segala bentuk perbedaan. “Jauhi politisasi agama, hindari perpecahan, terlebih dengan membawa-bawa ajaran agama. Hadirkan agama sebagai rahmat bagi semesta,” ujarnya.
Halaman :
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1247 seconds (11.210#12.26)