Tantangan Besar Industri Migas

Kamis, 24 November 2022 - 11:42 WIB
loading...
A A A
Namun proses transisi tersebut tak begitu mudah. Selain butuh anggaran yang sangat besar, kesiapan masyarakat untuk mau beralih menggunakan EBT yang lebih mahal menjadi salah satu kuncinya. Ongkos energi yang akan dikeluarkan oleh masyarakat sudah pasti akan lebih besar daripada dengan menggunakan energi fosil yang sejatinya saat ini juga sudah mahal. Sebagai contoh, kendaraan listrik yang digadang-gadang sebagai salah satu upaya untuk mendorong transformasi gaya hidup bersih, harganya pun masih sangat mahal.

Belum lagi ketersediaan infrastruktur yang terbatas, juga biaya pengembangan infrastruktur yang sangat mahal sehingga sampai saat ini pembangunan infrastruktur seperti stasiun pengisian kendaraan listrik umum, tak banyak yang dibangun.

Kondisi industri migas nasional seperti buah simalakama. Jika tidak melakukan pengembangan atau eksplorasi lapangan migas baru, kebutuhan energi domestik akan dipenuhi dari ekspor. Namun jika agresif melakukan pengembangan, tak akan mencapai skala keekonomian mengingat diperlukan waktu hingga 10 tahun untuk melakukan pengembangan lapangan migas hingga fase produksi.

Sejatinya, dalam dua dekade mendatang masih ada peluang bagi industri migas nasional untuk bertumbuh. Hal itu lantaran permintaan migas tetap tumbuh terutama di wilayah berkembang seperti India, Afrika, dan Asia di mana pertumbuhan ekonomi, industrialisasi, dan kendaraan akan melonjak secara signifikan.

Di dalam negeri pun setali tiga uang. Para pabrikan kendaraan bermotor masih memproduksi mobil dan motor konvensional meskipun dalam jangka panjang disiapkan pula kendaraan elektrifikasi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Wujudkan Dekarbonisasi,...
Wujudkan Dekarbonisasi, Indonesia Berpotensi Kembangkan Energi Hijau Hidrogen
KAHMI Dukung Pemanfaatan...
KAHMI Dukung Pemanfaatan 20 Juta Hektare Hutan untuk Cadangan Pangan dan Energi
Berharap Perusahaan...
Berharap Perusahaan Menerapkan ESG
Himpuni Dorong Akselerasi...
Himpuni Dorong Akselerasi Transisi Energi Berkelanjutan
Saatnya Beralih ke Kendaraan...
Saatnya Beralih ke Kendaraan Listrik
Siapkan SDM di Masa...
Siapkan SDM di Masa Transisi Energi
IAFMI Factory Visit...
IAFMI Factory Visit ke Kawasan Industri Krakatau Steel Cilegon
Bahlil: Indonesia Tempati...
Bahlil: Indonesia Tempati Posisi Kedua Ketahanan Energi Terbaik Dunia
IAGL ITB Dorong Pemerintah...
IAGL ITB Dorong Pemerintah Gedor Lifting dan Ekosistem Industri Baterai Nikel
Rekomendasi
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
Rencanakan Liburan dengan...
Rencanakan Liburan dengan Lebih Fleksibel Melalui Paylater
Mahasiswa hingga Dosen...
Mahasiswa hingga Dosen STIA Madinatul Ilmi Depok Ikuti Kegiatan Literasi Keuangan
Berita Terkini
Dukung Naniek S Deyang...
Dukung Naniek S Deyang Pimpin BGN, Arus Bawah Prabowo Minta Program MBG Dibenahi
Wamenkum: 20 DIM RUU...
Wamenkum: 20 DIM RUU Polri Bakal Dibahas Bareng DPR
2 Pengusaha Divonis...
2 Pengusaha Divonis 1,5 Tahun Penjara, Kuasa Hukum: PT KEM Korban Sistem di Kemnaker
Silmy Karim Jadi Tersangka...
Silmy Karim Jadi Tersangka KPK, Mensesneg: Kita Perang Melawan Korupsi
Pertama Dalam Sejarah,...
Pertama Dalam Sejarah, Kemenag Lantik 15 Perempuan Jadi Kepala KUA
Tak Kaget Dadan dan...
Tak Kaget Dadan dan Silmy Terjerat Kasus Korupsi, Noel: Juni-Juli Banyak Pejabat Ditangkap KPK
Infografis
Membangkang, Panglima...
Membangkang, Panglima Israel Tolak Perintah Serang Gaza Besar-besaran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved