Stafsus Presiden Dorong Riset Industri Ramah Lingkungan
Jum'at, 18 November 2022 - 11:19 WIB
loading...
A
A
A
Herman Moeliana selaku pemilik sekaligus Direktur turut menekankan kembali bahwa plastik biasa yang sudah hancur tetap akan membahayakan kesehatan manusia,
"Plastik biasa tanpa apa-apa itu dijemur akan fragmented pecah-pecah tetep plastik, plastik akan jadi mikroplastik dan yang jadi isu adalah terbawa air ke lautan masuk rantai makanan. Kami juga terus melakukan edukasi kepada publik, tentang apa itu: bio-based plastic, biodegradable plastic, dan compostable plastic," jelas Herman.
Kunjungan Diaz disambut dengan hangat oleh tim Enviplast yang juga mengajak Diaz untuk berkeliling ke area pabrik berisikan mesin serta proses produksi, dari pelet hingga produk jadi kantong ramah lingkungan. Baca juga: Astaga! Sampah Domestik di Perkampungan Surabaya Capai 20 Truk
“Plastik ini akan larut jika kita masukkan ke air panas, pak. Jadi akan hilang ketika kita larutkan,” jelas Plant Manager Enviplast Iqbal Bustami ketika ditanya oleh Diaz soal proses terurainya Enviplast.
"Plastik biasa tanpa apa-apa itu dijemur akan fragmented pecah-pecah tetep plastik, plastik akan jadi mikroplastik dan yang jadi isu adalah terbawa air ke lautan masuk rantai makanan. Kami juga terus melakukan edukasi kepada publik, tentang apa itu: bio-based plastic, biodegradable plastic, dan compostable plastic," jelas Herman.
Kunjungan Diaz disambut dengan hangat oleh tim Enviplast yang juga mengajak Diaz untuk berkeliling ke area pabrik berisikan mesin serta proses produksi, dari pelet hingga produk jadi kantong ramah lingkungan. Baca juga: Astaga! Sampah Domestik di Perkampungan Surabaya Capai 20 Truk
“Plastik ini akan larut jika kita masukkan ke air panas, pak. Jadi akan hilang ketika kita larutkan,” jelas Plant Manager Enviplast Iqbal Bustami ketika ditanya oleh Diaz soal proses terurainya Enviplast.
(kri)
Lihat Juga :