Stafsus Presiden Dorong Riset Industri Ramah Lingkungan
Jum'at, 18 November 2022 - 11:19 WIB
loading...
Staf Khusus (Stafsus) Presiden, Diaz Hendropriyono menegaskan pemerintah sangat memberikan penuh terhadap riset industri plastik ramah lingkungan. Foto/MPI
A
A
A
JAKARTA - Staf Khusus (Stafsus) Presiden , Diaz Hendropriyono menegaskan pemerintah sangat memberikan penuh terhadap riset industri plastik ramah lingkungan.
Hal itu disampaikannya saat berkunjung ke produk kantong plastik dengan bahan alami dan ramah lingkungan yang diproduksi oleh PT Intera Lestari Polimer di Tangerang, Kamis 17 November 2022. Baca juga: Masyarakat Jakarta Diminta Lakukan Pengelolaan Sampah Plastik dengan Bijak
Dalam kesempatan itu, Diaz mengaku terkejut dengan pengolahan industri ramah lingkungan, terutama pada industri yang telah melakukan riset serta menghadirkan solusi inovatif.
"Saya awalnya datang ingin berbicara terkait industri secara keseluruhan, tapi karena penjelasan terkait teknologinya sangat menarik jadi saya terlalu jauh menikmati jalannya diskusi kantong yang berbahan dasar tepung singkong, jagung, dan minyak nabati ini," ujarnya kepada wartawan dikutip Jumat (18/11/2022).
Lebih lanjut Diaz juga mengatakan, industri ramah lingkungan ini juga sejalan dengan target yang disampaikan oleh Presiden Jokowi terkait pengurangan emisi gas rumah kaca setidaknya 41% bersyarat dan 29% tanpa syarat di tahun 2030.
Senada dengan Diaz, Direktur PT Intera Lestari Polimer Inge Setyawati mengamini perhatian tersebut dan menekankan bahwa Enviplast bergerak mendorong pencapaian tersebut.
Inge menjelaskan bahwa Enviplast sebagai produk plastik yang bio-based, mengutamakan bahan dasar yang ramah lingkungan. Sehingga, ketika sudah tidak digunakan maka plastik tersebut dapat terurai di lingkungan tanpa mencemari sekitarnya.
Hal itu disampaikannya saat berkunjung ke produk kantong plastik dengan bahan alami dan ramah lingkungan yang diproduksi oleh PT Intera Lestari Polimer di Tangerang, Kamis 17 November 2022. Baca juga: Masyarakat Jakarta Diminta Lakukan Pengelolaan Sampah Plastik dengan Bijak
Dalam kesempatan itu, Diaz mengaku terkejut dengan pengolahan industri ramah lingkungan, terutama pada industri yang telah melakukan riset serta menghadirkan solusi inovatif.
"Saya awalnya datang ingin berbicara terkait industri secara keseluruhan, tapi karena penjelasan terkait teknologinya sangat menarik jadi saya terlalu jauh menikmati jalannya diskusi kantong yang berbahan dasar tepung singkong, jagung, dan minyak nabati ini," ujarnya kepada wartawan dikutip Jumat (18/11/2022).
Lebih lanjut Diaz juga mengatakan, industri ramah lingkungan ini juga sejalan dengan target yang disampaikan oleh Presiden Jokowi terkait pengurangan emisi gas rumah kaca setidaknya 41% bersyarat dan 29% tanpa syarat di tahun 2030.
Senada dengan Diaz, Direktur PT Intera Lestari Polimer Inge Setyawati mengamini perhatian tersebut dan menekankan bahwa Enviplast bergerak mendorong pencapaian tersebut.
Inge menjelaskan bahwa Enviplast sebagai produk plastik yang bio-based, mengutamakan bahan dasar yang ramah lingkungan. Sehingga, ketika sudah tidak digunakan maka plastik tersebut dapat terurai di lingkungan tanpa mencemari sekitarnya.
Lihat Juga :