Menlu Retno Ungkap Sulitnya Capai Deklarasi G20 Bali
Rabu, 16 November 2022 - 17:08 WIB
loading...
Menlu Retno Marsudi bersama Menko Perekonomian Airlangga Hartarto dan Menkeu Sri Mulyani dalam konferensi pers tentang KTT G20 di Nusa Dua, Bali, Rabu (16/11/2022). FOTO/TANGKAPAN LAYAR
A
A
A
JAKARTA - Menteri Luar Negeri ( Menlu) Retno Marsudi menilai Bali Leaders Declaration yang dihasilkan dalam Konferensi Tingkat Tinggi ( KTT) G20 adalah kesepakatan yang luar biasa. Seluruh negara anggota G20 menyepakati poin-poin yang dideklarasikan.
"Karena kalau tidak menyepakatinya, maka hasilnya berbeda. Maka dari itu, kita harus menyepakati," kata Retno dalam konferensi pers di Nusa Dua, Rabu (16/11/2022).
Retno mengakui pihaknya melakukan negosiasi beberapa kali putaran. Putaran terakhir adalah pada periode 10-14 November 2022.
"Dalam negosiasi itu kadang-kadang ada tingkat negosiator, begitu mandat mereka selesai, maka negosiator kita lapor. Ini mandatnya mentok, yang berarti harus dilakukan komunikasi di tingkat yang lebih tinggi. Maka di tanggal 10-14, saya banyak melakukan komunikasi dengan para Menlu G20," ucap Retno.
"Karena kalau tidak menyepakatinya, maka hasilnya berbeda. Maka dari itu, kita harus menyepakati," kata Retno dalam konferensi pers di Nusa Dua, Rabu (16/11/2022).
Retno mengakui pihaknya melakukan negosiasi beberapa kali putaran. Putaran terakhir adalah pada periode 10-14 November 2022.
"Dalam negosiasi itu kadang-kadang ada tingkat negosiator, begitu mandat mereka selesai, maka negosiator kita lapor. Ini mandatnya mentok, yang berarti harus dilakukan komunikasi di tingkat yang lebih tinggi. Maka di tanggal 10-14, saya banyak melakukan komunikasi dengan para Menlu G20," ucap Retno.
Lihat Juga :