Menyongsong Fregat Merah Putih
Senin, 14 November 2022 - 09:30 WIB
loading...
Kehadiran Fregat buatan lokal akan memperkuat alutsista dalam negeri. FOTO/WAWAN BASTIAN
A
A
A
Bila tidak ada aral melintang, Indonesia tinggal menghitung hari untuk memulai pembangunan kapal fregat Merah Putih. Pembangunan kapal yang diadaptasi dari desain Arrowhead 140 Babcock tersebut lazimnya akan diawali dengan upacaracutting steelatau pemotongan baja yang dilakukan di galangan kapal PT PAL Surabaya.
Kepastian pemotongan akan dilakukan November ini disampaikan CEO PT PAL Kaharuddin Djenod saat berbicara dengan Janes pada pameran Indo Defence 2022 di Jakarta pekan lalu. Dia menyebut, proyek tersebut sebagai fregat Merah Putih yang merupakan cermin bahwa status kapal perang tersebut buatan lokal.
Dia pun memastikan bahwa fregat tersebut akan mempunyai panjang 140 meter, bukan lagi 143 meter dan bukan juga 138 meter sebagai varian yang identik Iver Huitfeldt milik AL Denmark.
Baca juga: Spesifikasi Fregat Fremm, Kapal Perang Buatan Italia yang akan Digunakan TNI AL
Proyek fregat merah putih bisa disebut sebagai milestone Indonesia menapak level baru dalam kapasitas membangun kapal perang sekaligus kekuatan matra laut. Dari sisi kapasitasknowledge, PT PAL memang pernah membangun fregat sigma kelas. Tapi prosesnya lebih banyak dilakukan Damen Shipyard Belanda, dan hanya sebagai dibangun di Tanah Air.
Kemampuan penuh galangan kapal domestik baru sebatas membuat kapal cepat rudal (KCR), seperti ditunjukkan galangan PT PAL, PT Palindo Batam Shipyard, maupun PT Tesco Indomaritim.
Kepastian pemotongan akan dilakukan November ini disampaikan CEO PT PAL Kaharuddin Djenod saat berbicara dengan Janes pada pameran Indo Defence 2022 di Jakarta pekan lalu. Dia menyebut, proyek tersebut sebagai fregat Merah Putih yang merupakan cermin bahwa status kapal perang tersebut buatan lokal.
Dia pun memastikan bahwa fregat tersebut akan mempunyai panjang 140 meter, bukan lagi 143 meter dan bukan juga 138 meter sebagai varian yang identik Iver Huitfeldt milik AL Denmark.
Baca juga: Spesifikasi Fregat Fremm, Kapal Perang Buatan Italia yang akan Digunakan TNI AL
Proyek fregat merah putih bisa disebut sebagai milestone Indonesia menapak level baru dalam kapasitas membangun kapal perang sekaligus kekuatan matra laut. Dari sisi kapasitasknowledge, PT PAL memang pernah membangun fregat sigma kelas. Tapi prosesnya lebih banyak dilakukan Damen Shipyard Belanda, dan hanya sebagai dibangun di Tanah Air.
Kemampuan penuh galangan kapal domestik baru sebatas membuat kapal cepat rudal (KCR), seperti ditunjukkan galangan PT PAL, PT Palindo Batam Shipyard, maupun PT Tesco Indomaritim.
Lihat Juga :