Teken Kerja Sama dengan IJTI, Ini Harapan Ketua KPU Hasyim Asy'ari
Jum'at, 11 November 2022 - 18:19 WIB
loading...
Ketua KPU Hasyim Asyari memberikan keterangan kepada media usai penandatanganan MoU dengan IJTI dalam mengawal Pemilu 2024. FOTO/MPI/BACHTIAR ROJAB
A
A
A
JAKARTA - Komisi Pemilihan Umum ( KPU ) resmi menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia ( IJTI ) dalam mengawal Pemilu 2024. Melalui kerja sama ini diharapkan bisa menyalurkan aspirasi masyarakat dalam hal politik.
Ketua KPU Hasyim Asy'ari berharap banyak dengan adanya kerja sama tersebut, termasuk mencerahkan masyarakat melalui kekuatan televisi dengan audio dan visualnya.
"Itu saya kira bagian strategis dari jurnalis televisi itu ada di situ, ada gambar, ada suara, dan seringkali real time karena ada breaking news atau ada streaming," kata Hasyim di Gedung Hall Dewan Pers, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (11/11/2022).
Baca juga: Kawal Pemilu 2024, IJTI Teken MoU dengan KPU
Menurut Hasyim, kekuatan jurnalis televisi menjadi harapan penting bagi KPU hingga masyarakat. Sebab, perlu ada statement penting dari tokoh politik hingga harapan masyarakat yang harus terdengar dan mengudara. "Itu kan di antaranya juga disuarakan oleh media, melalui siaran siaran langsung atau rekaman video yang dipotong," katanya.
Ketua KPU Hasyim Asy'ari berharap banyak dengan adanya kerja sama tersebut, termasuk mencerahkan masyarakat melalui kekuatan televisi dengan audio dan visualnya.
"Itu saya kira bagian strategis dari jurnalis televisi itu ada di situ, ada gambar, ada suara, dan seringkali real time karena ada breaking news atau ada streaming," kata Hasyim di Gedung Hall Dewan Pers, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (11/11/2022).
Baca juga: Kawal Pemilu 2024, IJTI Teken MoU dengan KPU
Menurut Hasyim, kekuatan jurnalis televisi menjadi harapan penting bagi KPU hingga masyarakat. Sebab, perlu ada statement penting dari tokoh politik hingga harapan masyarakat yang harus terdengar dan mengudara. "Itu kan di antaranya juga disuarakan oleh media, melalui siaran siaran langsung atau rekaman video yang dipotong," katanya.
Lihat Juga :