Kasus Gagal Ginjal Akut Berikan Banyak Pelajaran Penting

Kamis, 10 November 2022 - 21:14 WIB
loading...
Kasus Gagal Ginjal Akut...
Peneliti Keamanan dan Ketahanan Kesehatan Global Dicky Budiman mengungkapkan, ada pelajaran penting yang harus diambil dari kasus gangguan ginjal akut. Foto/Ilustrasi/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Peneliti Keamanan dan Ketahanan Kesehatan Global Dicky Budiman mengungkapkan, ada pelajaran penting yang harus diambil dari kasus gangguan gagal ginjal akut . Diketahui, kasus gagal ginjal akut banyak merenggut nyawa anak-anak.

Adapun yang perlu diperhatikan dari sisi good governence di antaranya akuntabilitas kerja, transparasi data, dan manajemen data.

"Pelajaran yang kita ambil dari kasus gangguan ginjal akut ini adalah pentingnya good governence," kata Dicky Budiman, Kamis (10/11/2022).

Baca juga: Kasus Gagal Ginjal Akut, Bareskrim Bidik Perusahaan Farmasi Lain

Kemudian, hal lain yang harus menjadi pelajaran adalah leadership, manajemen risiko, dan komunikasi risiko.

"Tiga hal itu hampir berlaku di semua negara. Tanpa ada penguatan, sebagus apa pun regulasi, tidak akan diterapkan," tuturnya.

Baca juga: Bareskrim Polri Lakukan Gelar Perkara Kasus Gagal Ginjal Akut

Sementara itu, Wakil Ketua PP Ikatan Apoteker Indonesia sekaligus Guru Besar Farmakologi dan Farmasi Klinik Universitas Padjajaran Prof Keri Lestari memberikan alternatif obat aman yang bisa dikonsumsi.

"Pilihannya sekarang cari aman ke puyer," katanya.

Jika anak tidak suka atau tidak biasa konsumsi puyer, karena rasanya pahit dan sering dimuntahkan, ia menyarankan orangtua membuat sirup dadakan dengan pemanis tambahan seperti madu.

"Di sendok, dikasih air, dikasih madu. Sehingga anak merasa minum madu," imbuhnya.

Dia pun meminta orang tua agar dapat mempertimbangkan memilih dokter anak yang bijak menimbang risk and benefit dalam pemberian obat.

Ketua Umum Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) Piprim Basarah Yanuarso membeberkan bahwa kasus gangguan ginjal akut menjadi momentum orang tua yang anaknya sakit tidak langsung memberikan obat. Obat menjadi pilihan terakhir setelah melakukan metode perawatan lain.

Lebih lanjut dia mengatakan, jika bayi usia satu bulan demam itu menandakan ada sakit serius dan perlu dicari penyebabnya. Tapi jika di atas tiga bulan, badan hangat bisa pakai metode lain.

Kalau anak demam tinggi bisa diberikan obat tablet yang dipecah, disesuaikan dengan berat badannya. Kalau demam tinggi bisa diberikan obat sesuai resep dokter.

"Prinsipnya obat itu jalan terakhir. Yang penting istirahat. Demam itu situasi kondusif, enggak perlu buru-buru. Kasih kompres hangat atau rendam air hangat. Tapi lihat kondisi umum anak juga," pungkas Piprim.
(maf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bareskrim Tangkap Kartel...
Bareskrim Tangkap Kartel Narkoba Asal Australia sebelum Terbang dengan Jet Pribadi
Kecam Ketimpangan Layanan...
Kecam Ketimpangan Layanan Dialisis, KPCDI Desak Pemerintah Benahi Sistem
BPOM Tegaskan Peraturan...
BPOM Tegaskan Peraturan BPOM No 5/2026 Bukan Soal Penempatan Apoteker
Lagi, Abu Janda Diadukan...
Lagi, Abu Janda Diadukan ke Bareskrim soal Pernyataan Sumbar Intoleran dan Barbar
Andre Rosiade Laporkan...
Andre Rosiade Laporkan Abu Janda ke Bareskrim soal Dugaan Ujaran Kebencian
BPOM: Isu Wajib Apoteker...
BPOM: Isu Wajib Apoteker di Minimarket Hoaks, yang Diatur Pengelolaan Obatnya
Antisipasi Lonjakan...
Antisipasi Lonjakan Harga Obat, BPOM Permudah Perizinan Bahan Baku Impor
Bongkar Gudang Penyimpanan...
Bongkar Gudang Penyimpanan Kosmetik Impor Ilegal di Tangerang, BPOM Ungkap Modus Operandi dan Peredaran
Jamu Aman Bebas Bahan...
Jamu Aman Bebas Bahan Kimia Obat Jadi Kunci Jaga Warisan Budaya Indonesia
Rekomendasi
Drone Hizbullah Hantam...
Drone Hizbullah Hantam Israel, IDF Bombardir Lebanon
Militerisasi Jepang...
Militerisasi Jepang dan Bahaya Radiasi Radio Aktif
Berlatih di Tijuana,...
Berlatih di Tijuana, Timnas Iran Dikawal 300 Pasukan Elite Meksiko
Berita Terkini
Presiden Jerman Kunjungi...
Presiden Jerman Kunjungi Indonesia, Dijadwalkan ke Istiqlal dan Katedral
Walhi Minta Pembahasan...
Walhi Minta Pembahasan Revisi UU HAM Ditunda
WNI Dianiaya di Malaysia,...
WNI Dianiaya di Malaysia, Kemlu Sebut 4 Pelaku Sudah Diamankan
Prabowo Panggil Purbaya...
Prabowo Panggil Purbaya hingga Bahlil ke Kertanegara, Ini yang Dibahas
PBNU Gelar Munas dan...
PBNU Gelar Munas dan Konbes di Ploso Kediri pada 20-23 Juni 2026, Presiden Prabowo Diundang
PKB Jabar Fest, Gus...
PKB Jabar Fest, Gus Muhaimin: Kita Tak Butuh Pemimpin Pencitraan
Infografis
12 Terlapor dalam Kasus...
12 Terlapor dalam Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved