Deretan Kiai Bergelar Pahlawan Nasional, Ada Pendiri NU dan Muhammadiyah
Selasa, 08 November 2022 - 13:18 WIB
loading...
A
A
A
5. TGKH Zainuddin Abdul Madjid
Tuan Guru Kiai Haji Muhammad Zainuddin Abdul Madjid adalah Pahlawan Nasional yang mendirikan Nahdlatul Wathan. Organisasi yang didirikannya itu memberi pengaruh besar pada perkembangan pendidikan di Lombok saat itu. Nahdlatul Wathan mengimplementasikan tradisi keagamaan yang berbasis ahlussunnah wal jamaah yang mengajarkan Islam yang moderat.
TGKH Zainuddin juga pernah menjadikan Madrasah Nahdlatul Wathan Diniyah Islamiyah (NWDI) dan Nahdlatul Banat Diniyah Islamiyah (NBDI) sebagai pusat pergerakan kemerdekaan, sekaligus tempat menggembleng patriot-patriot bangsa yang siap bertarung melawan dan mengusir penjajah.
TGKH Zainuddin lahir pada 20 April 1908 di Lombok Timur dan wafat pada 21 Oktober 1997. Ia dianugerahi gelar Pahlawan Nasional pada tahun 2017.
6. KH Ahmad Sanusi
KH Ahmad Sanusi diberikan gelar Pahlawan Nasional oleh Presiden Jokowi pada 7 November 2022. Tokoh asal Sukabumi, Jawa Barat yang lahir pada 18 September 1889 dan wafat pada 21 Juli 1950 ini merupakan anggota BPUPKI.
Baca juga: Dokter Soeharto hingga KH Ahmad Sanusi Resmi Bergelar Pahlawan Nasional
Dalam Sidang BPUPKI pada 10 Juli 1945, KH Ahmad Sanusi menengahi usulan tentang bentuk negara berupa kerajaan dan republik, dengan berpendapat bahwa negara Indonesia sebaiknya berbentuk imamat yang dipimpin imam, atau dengan kata lain berbentuk republik dengan presiden sebagai pemimpinnya.
KH Ahmad Sanusi adalah tokoh pendiri Persatuan Umat Islam (PUI). PUI merupakan organisasi hasil fusi dua organisasi, yakni Hayatul Qulub pimpinan KH Abdul Halim dan Al-Ittihadiyatul Islamiyah pimpinan KH Ahmad Sanusi.
Tuan Guru Kiai Haji Muhammad Zainuddin Abdul Madjid adalah Pahlawan Nasional yang mendirikan Nahdlatul Wathan. Organisasi yang didirikannya itu memberi pengaruh besar pada perkembangan pendidikan di Lombok saat itu. Nahdlatul Wathan mengimplementasikan tradisi keagamaan yang berbasis ahlussunnah wal jamaah yang mengajarkan Islam yang moderat.
TGKH Zainuddin juga pernah menjadikan Madrasah Nahdlatul Wathan Diniyah Islamiyah (NWDI) dan Nahdlatul Banat Diniyah Islamiyah (NBDI) sebagai pusat pergerakan kemerdekaan, sekaligus tempat menggembleng patriot-patriot bangsa yang siap bertarung melawan dan mengusir penjajah.
TGKH Zainuddin lahir pada 20 April 1908 di Lombok Timur dan wafat pada 21 Oktober 1997. Ia dianugerahi gelar Pahlawan Nasional pada tahun 2017.
6. KH Ahmad Sanusi
KH Ahmad Sanusi diberikan gelar Pahlawan Nasional oleh Presiden Jokowi pada 7 November 2022. Tokoh asal Sukabumi, Jawa Barat yang lahir pada 18 September 1889 dan wafat pada 21 Juli 1950 ini merupakan anggota BPUPKI.
Baca juga: Dokter Soeharto hingga KH Ahmad Sanusi Resmi Bergelar Pahlawan Nasional
Dalam Sidang BPUPKI pada 10 Juli 1945, KH Ahmad Sanusi menengahi usulan tentang bentuk negara berupa kerajaan dan republik, dengan berpendapat bahwa negara Indonesia sebaiknya berbentuk imamat yang dipimpin imam, atau dengan kata lain berbentuk republik dengan presiden sebagai pemimpinnya.
KH Ahmad Sanusi adalah tokoh pendiri Persatuan Umat Islam (PUI). PUI merupakan organisasi hasil fusi dua organisasi, yakni Hayatul Qulub pimpinan KH Abdul Halim dan Al-Ittihadiyatul Islamiyah pimpinan KH Ahmad Sanusi.
(zik)
Lihat Juga :