Deretan Kiai Bergelar Pahlawan Nasional, Ada Pendiri NU dan Muhammadiyah
Selasa, 08 November 2022 - 13:18 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: 5 Tokoh Muhammadiyah Bergelar Pahlawan Nasional
KH Ahmad Dahlan lahir pada 1 Agustus 1868 dan wafat pada 23 Februari 1923. Dengan berbagai jasanya pada dunia pendidikan dan agama, KH Ahmad Dahlan ditetapkan sebagai Pahlawan Nasional melalui Surat Keputusan Presiden Nomor 657 Tahun 1961.
3. KH Abdul Wahid Hasyim
![Deretan Kiai Bergelar Pahlawan Nasional, Ada Pendiri NU dan Muhammadiyah]()
KH Abdul Wahid Hasyim merupakan sosok kiai yang mendapat gelar Pahlawan Nasional. KH Abdul Wahid Hasyim lahir pada 1 Juni 1914 dan wafat pada 18 April 1953.
Ia merupakan anak dari Muhammad Hasyim Asy'ari, pendiri Nahdlatul Ulama (NU) dan juga Pahlawan Nasional. Sejak kecil, Abdul Wahid tumbuh di lingkungan yang agamis. Ketika usia 7 tahun, ia sudah berhasil mengkhatamkan Al-Qur'an. Abdul Wahid juga menuntut ilmu di beberapa pondok pesantren.
KH Abdul Wahid juga fasih tiga bahasa asing yaitu Arab, Inggris, dan Belanda. Abdul Wahid menjadi anggota Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI) dan Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI) pada tahun 1945 ketika usianya baru 23 tahun.
Dia juga salah satu tokoh yang menandatangani Piagam Jakarta yang menjadi cikal bakal UU Dasar 1945. Ayah dari Presiden ke-4 RI Abdurrahman Wahid atau Gus Dur ini mendapat gelar Pahlawan Nasional pada 24 Agustus 1964.
4. KH Masykur
KH Masykur lahir pada 30 Desember 1904. Ia merupakan tokoh NU yang pernah menjadi anggota BPUPKI. KH Masykur ikut terlibat dalam merumuskan Pancasila sebagai dasar negara. Selain itu, KH Masykur adalah pendiri Pembela Tanah Air (PETA) yang menjadi unsur laskar rakyat dan TNI.
KH Masykur dua kali menjabat sebagai Menteri Agama Indonesia pada tahun 1947-1949 dan 1953-1955. Kemudian, pada tahun 1956, ia menjabat sebagai anggota DPR RI hingga tahun 1971. Selanjutnya, ia menjadi anggota Dewan Pertimbangan Agung pada tahun 1968.
KH Masykur wafat pada 19 Desember 1992. Atas jasa-jasanya, KH Masykur mendapat gelar Pahlawan Nasional pada 8 November 2019.
KH Ahmad Dahlan lahir pada 1 Agustus 1868 dan wafat pada 23 Februari 1923. Dengan berbagai jasanya pada dunia pendidikan dan agama, KH Ahmad Dahlan ditetapkan sebagai Pahlawan Nasional melalui Surat Keputusan Presiden Nomor 657 Tahun 1961.
3. KH Abdul Wahid Hasyim

KH Abdul Wahid Hasyim merupakan sosok kiai yang mendapat gelar Pahlawan Nasional. KH Abdul Wahid Hasyim lahir pada 1 Juni 1914 dan wafat pada 18 April 1953.
Ia merupakan anak dari Muhammad Hasyim Asy'ari, pendiri Nahdlatul Ulama (NU) dan juga Pahlawan Nasional. Sejak kecil, Abdul Wahid tumbuh di lingkungan yang agamis. Ketika usia 7 tahun, ia sudah berhasil mengkhatamkan Al-Qur'an. Abdul Wahid juga menuntut ilmu di beberapa pondok pesantren.
KH Abdul Wahid juga fasih tiga bahasa asing yaitu Arab, Inggris, dan Belanda. Abdul Wahid menjadi anggota Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI) dan Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI) pada tahun 1945 ketika usianya baru 23 tahun.
Dia juga salah satu tokoh yang menandatangani Piagam Jakarta yang menjadi cikal bakal UU Dasar 1945. Ayah dari Presiden ke-4 RI Abdurrahman Wahid atau Gus Dur ini mendapat gelar Pahlawan Nasional pada 24 Agustus 1964.
4. KH Masykur
KH Masykur lahir pada 30 Desember 1904. Ia merupakan tokoh NU yang pernah menjadi anggota BPUPKI. KH Masykur ikut terlibat dalam merumuskan Pancasila sebagai dasar negara. Selain itu, KH Masykur adalah pendiri Pembela Tanah Air (PETA) yang menjadi unsur laskar rakyat dan TNI.
KH Masykur dua kali menjabat sebagai Menteri Agama Indonesia pada tahun 1947-1949 dan 1953-1955. Kemudian, pada tahun 1956, ia menjabat sebagai anggota DPR RI hingga tahun 1971. Selanjutnya, ia menjadi anggota Dewan Pertimbangan Agung pada tahun 1968.
KH Masykur wafat pada 19 Desember 1992. Atas jasa-jasanya, KH Masykur mendapat gelar Pahlawan Nasional pada 8 November 2019.
Lihat Juga :