Sekjen PDIP Dorong Benteng Van den Bosch Jadi Wisata Edukasi Sejarah

Minggu, 06 November 2022 - 19:08 WIB
loading...
Sekjen PDIP Dorong Benteng...
Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto mengunjungi Benteng Van den Bosch, benteng peninggalan Belanda di Ngawi, Jawa Timur, Minggu (6/11/2022). FOTO/IST
A A A
JAKARTA - Sekretaris Jenderal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan ( Sekjen PDIP) Hasto Kristiyanto mengunjungi Benteng Van den Bosch, benteng peninggalan Belanda di Ngawi, Jawa Timur, Minggu (6/11/2022). Selama 30 menit berkeliling, Hasto mendapatkan penjelasan di berbagai sudut ruangan.

Hasto didampingi mantan Bupati Ngawi Budi Sulistyono, Bupati dan Wakil Bupati Ngawi saat ini Ony Anwar dan Dwi Rianto Jatmiko, serta Ketua DPRD Provinsi Jatim Kusnadi. Rombongan disambut team leader dari PT Virama Karya, Wawan Sudarmawan, yang tengah mengerjakan pemugaran benteng di Jalan Untung Suropati No II, Pelem II, Ngawi tersebut. Pencanangan revitalisasi dilakukan Presiden Joko Widodo pada awal 2019.

"Revitasilisasi benteng Van den Bosch ini mengingatkan kemerdekaan itu tidak taken for granted, tapi harus terus dijaga," kata Hasto di benteng Van den Bosch.

Baca juga: Asosiasi Kepala Desa Usulkan Perubahan Masa Jabatan dari 6 Menjadi 9 Tahun

Hasto mengatakan, melihat geopolitik saat ini, Indonesia harus membangun ketahanan di sektor pangan, energi, penguasaan iptek, dan pengembangan budaya Nusantara. Belanda yang merupakan negara yang relatif bisa menguasai Nusantara yang besar, maka Indonesia harus waspada masuk ke dalam penjajahan dalam bentuk lain.

"Semua pihak harus membangun terus semangat disiplin dan spirit sebagai bangsa yang merdeka. Semua harus bekerja keras atas kemerdekaan Indonesia ini," katanya.

Sementara Wawan memaparkan proses pemugaran kembali Benteng Van den Bosch dengan tetap menjaga keaslian bangunan. Berdasarkan catatan sejarah, pada 1825 Ngawi berhasil direbut dan diduduki oleh Belanda. Untuk mempertahankan kedudukan dan fungsi strategis Ngawi serta menguasai jalur perdagangan, Pemerintah Hindia Belanda membangun sebuah benteng yang selesai pada 1845. Benteng ini sengaja dibuat lebih rendah dari tanah sekitar yang dikelilingi oleh tanah tinggi sehingga terlihat dari luar terpendam.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
PDIP Nonaktifkan Anggota...
PDIP Nonaktifkan Anggota DPRD TTU Imbas Dugaan Intimidasi Dokter Icha
Politikus PDIP Ungkap...
Politikus PDIP Ungkap Anggaran Pelatihan SPPI Lebih Besar untuk Latsarmil ketimbang Substansi Koperasi
Politikus PDIP Ungkap...
Politikus PDIP Ungkap Dasco Pimpin Safari DPR ke Parpol Nonparlemen Minta Masukan RUU Pemilu
Abdul Rahman Golkar...
Abdul Rahman Golkar ke Deddy Sitorus: Krisis Batu Bara Bukan Persoalan Baru
AHY: Oposisi Harus Konstruktif,...
AHY: Oposisi Harus Konstruktif, Tidak Boleh Memecah Belah Bangsa
PDIP: Jika Seluruh Fraksi...
PDIP: Jika Seluruh Fraksi di DPR Hanya Manut Eksekutif, Apa Bedanya dengan Era Orde Baru?
Megawati Ziarah ke Makam...
Megawati Ziarah ke Makam Bung Karno, Hasto: Untuk Merawat Api Perjuangan yang Tak Pernah Padam
SDN di NTT Dibongkar...
SDN di NTT Dibongkar untuk KDMP, Andreas PDIP: Jangan Korbankan Program Lainnya
Kondisi Fiskal dan Moneter...
Kondisi Fiskal dan Moneter RI Disentil PDIP: Utang Harus Dibayar dengan Utang
Rekomendasi
Jakarta Pro Cycling...
Jakarta Pro Cycling Team Raih 5 Medali di Kejurnas Road 2026, Aligya Keiko Bersinar dengan Emas
Spanyol Gunduli Austria,...
Spanyol Gunduli Austria, Mikel Oyarzabal Cetak Brace
Nekat Melenceng dari...
Nekat Melenceng dari Jalur Bakal Disikat! Iran Ultimatum Keras soal Selat Hormuz
Berita Terkini
MNC Digital Entertainment...
MNC Digital Entertainment Raih Penghargaan Bisnis Indonesia Awards 2026 Kategori Media dan Hiburan
Kuasa Hukum Dokter Tifa...
Kuasa Hukum Dokter Tifa Tuding Dakwaan JPU Diskriminatif dan Ada Rekayasa Prosedur
Tim Hotman 911 Laporkan...
Tim Hotman 911 Laporkan Oknum Aparat yang Siksa Perempuan ke Bareskrim
Roy Suryo Ajukan Praperadilan...
Roy Suryo Ajukan Praperadilan di PN Jaksel, Kubu Jokowi Sebut Mengulur Waktu
HUT ke-80 Bhayangkara...
HUT ke-80 Bhayangkara Momentum Perkuat Transformasi dan Pelayanan Masyarakat
Pakar Hukum Tegaskan...
Pakar Hukum Tegaskan Karya Jurnalistik Tak Bisa Dijadikan Barang Bukti Persidangan Dokter Tifa
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved