Pastikan Pengamanan KTT G-20, Kapolri Tinjau Command Center
Sabtu, 05 November 2022 - 20:28 WIB
loading...
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meninjau command center di Polda Bali terkait pengamanan pergelaran puncak Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20, Sabtu (5/11/2022). Foto/Istimewa
A
A
A
JAKARTA - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meninjau command center di Polda Bali terkait pengamanan pergelaran puncak Konferensi Tingkat Tinggi ( KTT ) G20, Sabtu (5/11/2022). Sigit mengungkapkan bakal ada 16 fitur yang tersambung dari berbagai kementerian untuk mengikuti perkembangan secara realtime terkait pelaksanaan G20.
"Tadi kita melaksanakan pelatihan dengan menggunakan sarana di command center untuk mengetahui terkait bagaimana pergelaran anggota dan peralatan serta pasukan di lapangan termasuk jumlahnya, kita bisa monitor secara langsung," ujar Sigit.
Di samping itu, di command center ini bisa memantau jalur-jalur yang akan dilewati petinggi negara dan tamu VVIP mulai dari Bandara menuju ke akomodasi atau venue. Apabila nantinya ada hambatan dalam perjalanannya, maka akan disiapkan jalur alternatif. "Jadi semua bisa dilihat dan terpantau di command center," kata mantan Kabareskrim Polri ini.
Baca juga: Telepon Presiden Komisi Eropa, Jokowi: Sampai Jumpa KTT G20 Bali
Sigit juga melihat penggunaan face recognition yang disiapkan untuk memantau orang-orang yang dicurigai atau masuk dalam daftar catatan kepolisian. Dari tinjauan simulasi semuanya, ia melihat semuanya sudah berjalan baik.
"Ini akan mempermudah pada saat kita menghadapi ancaman dan tantangan, kita bisa menggerakan personel dan peralatan yang ada di lapangan. Kita turunkan sesuai dengan tingkat ancaman yang ada," imbuhnya.
"Tadi kita melaksanakan pelatihan dengan menggunakan sarana di command center untuk mengetahui terkait bagaimana pergelaran anggota dan peralatan serta pasukan di lapangan termasuk jumlahnya, kita bisa monitor secara langsung," ujar Sigit.
Di samping itu, di command center ini bisa memantau jalur-jalur yang akan dilewati petinggi negara dan tamu VVIP mulai dari Bandara menuju ke akomodasi atau venue. Apabila nantinya ada hambatan dalam perjalanannya, maka akan disiapkan jalur alternatif. "Jadi semua bisa dilihat dan terpantau di command center," kata mantan Kabareskrim Polri ini.
Baca juga: Telepon Presiden Komisi Eropa, Jokowi: Sampai Jumpa KTT G20 Bali
Sigit juga melihat penggunaan face recognition yang disiapkan untuk memantau orang-orang yang dicurigai atau masuk dalam daftar catatan kepolisian. Dari tinjauan simulasi semuanya, ia melihat semuanya sudah berjalan baik.
"Ini akan mempermudah pada saat kita menghadapi ancaman dan tantangan, kita bisa menggerakan personel dan peralatan yang ada di lapangan. Kita turunkan sesuai dengan tingkat ancaman yang ada," imbuhnya.
Lihat Juga :