Sentimen Golongan Ancam Keutuhan Bangsa

Jum'at, 04 November 2022 - 10:52 WIB
loading...
A A A
Isu-isu menyudutkan sebagian anak bangsa dengan narasi radikalisme yang kemudian digantikan dengan narasi moderasi dalam menjalankan keyakinan beragama merupakan salah satu langkah yang tak cerdas.

Narasi radikalisme yang digelorakan secara sepihak selama hampir satu dekade patut diwaspadai sebagai upaya untuk mendegradasi semangat menjalankan keyakinannya secara bebas dan merdeka yang diatur dalam UUD 1945.

Dengan beragam isu dan narasi yang diguluirkan, akan berpotensi semakin memolarisasi, mengadu domba, dan memecah belah kerukunan anak bangsa. Para pejuang kemerdekaan bangsa sudah bertekad dan bersepakat untuk mendirikan sebuah bangsa yang terdiri dari multietnis, multiagama, dan multibudaya.

Untuk itu, para generasi muda perlu mendapatkan pemahaman dan asupan literasi wacana kebangsaan. Bahwa bangsa Indonesia menjunjung tinggi kebebasan untuk menjalankan ritual agama. Generasi muda jangan mudah terpancing hasutan, apalagi melalui media sosial terkait isu-isu radikalisme, intoleransi dan semacamnya. Sebab, bangsa Indonesia sejak berdirinya sudah menjadi bangsa yang majemuk dan toleran.

Seluruh komponen bangsa khususnya para generasi muda harus dewasa dan waspada menyikapi masalah tersebut. Apalagi dalam negara demokrasi seperti Indonesia ini memerlukan kedewasaan bagi rakyatnya untuk bisa mengerti tentang demokrasi. Generasi muda juga perlu waspada terhadap pihak-pihak yang sengaja menjadikan Pancasila sebagai retorika dan jargon belaka.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tumbuhkan Asa Jurnalis...
Tumbuhkan Asa Jurnalis Muda di Era Disruspi Digital, IJTI Gelar Konferensi Jurnalis Kampus se-Indonesia
Serangan ke Prabowo...
Serangan ke Prabowo di Medsos Tak Organik, Pengamat Curigai Pola yang Tidak Biasa
Pemerintah Perlu Menetralisir...
Pemerintah Perlu Menetralisir Narasi Negatif di Media Sosial
Nurul Arifin Sebut Akun...
Nurul Arifin Sebut Akun Medsos Wajib Pakai Nomor HP Bisa Jadi Tameng Indonesia Lawan Kejahatan Siber
Fenomena Hijrah Digital...
Fenomena Hijrah Digital dan Influencer Agama Harus Diiringi Kedalaman Ilmu
Pesta Babi dan Politik...
'Pesta Babi' dan Politik Identitas
3 Kali Jadi Korban Hacker,...
3 Kali Jadi Korban Hacker, Akun Instagram Wardatina Mawa Diretas Lagi
Polemik Paskibraka Sulsel,...
Polemik Paskibraka Sulsel, Pengamat Wanti-wanti Tidak Jadi Ajang Politik Praktis
Davina Karamoy Ucapkan...
Davina Karamoy Ucapkan Selamat Ulang Tahun ke Ardhito Pramono, Netizen Baper
Rekomendasi
Pra SPMB 2026 Dibuka,...
Pra SPMB 2026 Dibuka, Pemkot Tangsel Siapkan 9.976 Kuota untuk SMP Negeri
Iran Berupaya Pungut...
Iran Berupaya Pungut Biaya Layanan, Bukan Tol untuk Lintasi Selat Hormuz
IFG Life Beri Proteksi...
IFG Life Beri Proteksi 10 Ribu Pelari di Ajang Yellow Run 2026
Berita Terkini
Imigrasi Nonaktifkan...
Imigrasi Nonaktifkan Pejabat yang Diperiksa KPK, Pastikan Pelayanan Publik Tetap Berjalan
Dua Truk Towing Masuk...
Dua Truk Towing Masuk Rumah Silmy Karim saat KPK Lakukan Penggeledahan
Panitia Mubes Kosgoro...
Panitia Mubes Kosgoro 1957 Terima Dokumen Lengkap Caketum La Ode Safiul Akbar
Islah Bahrawi Mengaku...
Islah Bahrawi Mengaku Dapat Intimidasi dari OTK, Rumah Diintai hingga Aktivitasnya Dibuntuti
Bahaya Romantisasi Oligarki...
Bahaya Romantisasi Oligarki Putih
Penunjukan Kepala BGN...
Penunjukan Kepala BGN Baru Dinilai Tepat untuk Membenahi MBG
Infografis
Deretan Tokoh Bangsa...
Deretan Tokoh Bangsa Lulusan Pesantren, Ada Gus Dur hingga Haedar Nashir
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved