Sentimen Golongan Ancam Keutuhan Bangsa

Jum'at, 04 November 2022 - 10:52 WIB
loading...
Sentimen Golongan Ancam...
Isu suku agama, ras , dan antargolongan (SARA) rawan kembali dimainkan oleh kelompok buzzer pemecah belah persatuan jelang Pemilu 2024, terutama melalui platform media sosial (KORAN SINDO/Wawan Bastian)
A A A
SENTIMEN golongan terlebih suku, agama, ras, dan antar golongan (SARA) menjadi momok yang berbahaya dalam menjaga keutuhan bangsa. Isu yang belakangan kerap digulirkan berpotensi menggerakan konflik personal menuju kolektif yang menyulut terjadinya konflik yang lebih luas lagi.

Di era saat ini, distribusi isu SARA menjadi sangat liar dan bisa mengakselerasi isu menjadi mudah meluas. Terlebih perhelatan politik yang puncaknya pada 2024 mendatang berpotensi mengusung isu-isu lama. Yakni radikalisme, intoleran, keberagam dan sejenisnya.

Baca berita menarik lainnya di e-paper koran-sindo.com

Memaksakan pemikiran/paham tertentu agar diterima oleh masyarakat tentu bukan langkah yang cerdas di era modern saat ini. Sudah saatnya masyarakat mulai mengabaikan propaganda pihak-pihak tertentu, terlebih yang memiliki motif dan tujuan tertentu.

Saat ini, menjadi penting untuk membangun dan memperkuat daya nalar masyarakat dalam mengolah dan memilah sebuah isu, tak hanya di media sosial, namun juga di media arus utama. Sikap waspada, sikap dewasa dalam kehidupan bermasyarakat harus terus diperkuat.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menkomdigi: PP TUNAS...
Menkomdigi: PP TUNAS untuk Bantu Orang Tua, Bukan Menggantikan Peran
Audit Media Sosial:...
Audit Media Sosial: Langkah Penting yang Sering Kita Lupakan
Wamenkomdigi Sebut 3...
Wamenkomdigi Sebut 3 dari 5 Anak Palsukan Usia untuk Akses Medsos
Sahroni Minta Siber...
Sahroni Minta Siber Polri Kejar Dalang Spam Judi Online di Medsos: Bukan Hal Sulit bagi Polisi
Komentar Judi Online...
Komentar Judi Online Dinilai Bukan Sekadar Promosi, Pakar: Tapi Upaya Provokasi Sistematis
Tren Komentar Spam Judi...
Tren Komentar Spam Judi Online Naik 128 Persen, Kini Pakai Sistem Bot Otomatis
Israel Marah atas Runtuhnya...
Israel Marah atas Runtuhnya Dukungan AS, Padahal Sudah Bayar Buzzer Rp26,8 Miliar Per Bulan
MNC University Edukasi...
MNC University Edukasi Siswa Baru SMPN 72 Jakarta tentang Bijak Bermedia Sosial
Inggris Akan Larang...
Inggris Akan Larang Penggunaan Media Sosial saat Malam Hari
Rekomendasi
Pembangunan Fakultas...
Pembangunan Fakultas Kedokteran Telkom University di Bandung Rampung
Mediator Usulkan Gencatan...
Mediator Usulkan Gencatan Senjata 10 Hari untuk Hidupkan Lagi Kesepakatan AS-Iran
MR.D.I.Y. Perluas Program...
MR.D.I.Y. Perluas Program Menginspirasi Generasi Inovator, Jangkau 8.600 Anak
Berita Terkini
UU PFII Bukti Pemerintah...
UU PFII Bukti Pemerintah Serius Bangun Fondasi Ekonomi Jangka Panjang
BGN Perkenalkan Deputi-Sestama...
BGN Perkenalkan Deputi-Sestama Baru, Ada Mantan Kapuspenkum Kejagung
Dugaan Penyamaran Aset...
Dugaan Penyamaran Aset Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Disorot
Jadi Investor Fiktif,...
Jadi Investor Fiktif, 10 WNA Ditangkap Imigrasi
Penguatan Kualitas Lulusan...
Penguatan Kualitas Lulusan Terus Digencarkan SGU
Cerita Megawati Pergoki...
Cerita Megawati Pergoki Intelijen: Hidup Saya Ini Diinteli Terus
Infografis
Kapal Induk Kedua Tiba...
Kapal Induk Kedua Tiba di Timur Tengah, AS Serius Ancam Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved