Waketum MUI Berharap Forum R20 Mampu Ciptakan Perdamaian dan Hentikan Islamophobia

Rabu, 02 November 2022 - 16:06 WIB
loading...
Waketum MUI Berharap...
Wakil Ketua Umum MUI KH Marsudi Syuhud berharap Forum R20 dapat menciptakan perdamaian dan menghentikan Islamophobia. Foto/istimewa
A A A
JAKARTA - Penyelenggaraan Forum R20 atau Religion of Twenty 2022 di Bali diharapkan dapat menciptakan perdamaian di negara-negara yang tengah berkonflik dan mampu menghentikan Islamophobia.

Hal itu disampaikan Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Marsudi Syuhud saat menghadiri forum tersebut. Seperti diketahui, R20 atau Religion of Twenty 2022 merupakan forum para pemimpin agama-agama dan sekte-sekte dengan peserta utama dari negara-negara anggota G20. Meski demikian, R20 juga mengundang para pemimpin agama dari negara lain di luar G20 sehingga total ada 32 negara.

"Saya datang atas undangan panitia G20 Religion Forum (R20) International Summit of Religious Leaders, yang pada acara ini dibahas tentang coexisting antara satu agama dengan agama lainnya, yang pada pemahaman saya bahwa mu'amalah dalam berbangsa dan bernegara dalam ajaran agama kita sudah diatur dalam syariahnya sehingga bagaimana kita bisa hidup berdampingan yang saling menjaga harmonisasi dalam berbangsa dan bermasyarakat," katanya, Rabu (2/1/2022).

Baca juga: Forum R20 Berupaya Lindungi Masyarakat dari Kekerasan Konflik Agama

MUI berharap diskusi pada R20 ini membuahkan hasil pada perdamaian dunia, khususnya negara-negara yang sedang berperang. "Saya berharap dalam diskusi-diskusi ini bahwa konflik-konflik yang terjadi di beberapa moslem country yang telah lama berlangsung dan perang Rusia-Ukraina segera bisa dihentikan dan untuk menghentikannya adalah dengan dialog seperti yang sekarang sedang dilaksanakan di Bali ini," ujarnya

Kiai Marsudi optimistis agenda ini dapat membawa kehidupan damai antarnegara, antarumat beragama serta dapat menghentikan Islamopobia.

Baca juga: Di Forum R20, Jokowi: Tokoh Agama Bagian Penting dalam Membangun Persatuan
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kemenag Dukung MUI Desak...
Kemenag Dukung MUI Desak Aturan Tegas Jerat Pelaku LGBT
MUI Desak Hukuman Tegas...
MUI Desak Hukuman Tegas Bagi Pelaku dan Pengkampanye LGBT
Stafsus Menag: Kunjungan...
Stafsus Menag: Kunjungan Presiden Jerman ke Istiqlal Perkuat Diplomasi Agama RI-Jerman
MUI Minta Presiden Prabowo...
MUI Minta Presiden Prabowo Selamatkan 5 WNI yang Ditangkap Israel
MUI Minta Komdigi Blokir...
MUI Minta Komdigi Blokir dan Perketat Pengawasan Akses Platform Judi Online
MUI dan FORKOPI Sepakat...
MUI dan FORKOPI Sepakat Perkuat Ekonomi Kerakyatan melalui Koperasi Syariah
Stafsus Menag Tinjau...
Stafsus Menag Tinjau GKJ Nusukan Solo, Jamin Kebebasan Beribadah
Kemenag Fasilitasi Penyelesaian...
Kemenag Fasilitasi Penyelesaian GMS Bantul, Stafsus Menag: Kedepankan Musyawarah
Menag: Pembubaran Ibadah...
Menag: Pembubaran Ibadah di Bantul Tak Boleh Terulang Lagi
Rekomendasi
DBL Gandeng Partner...
DBL Gandeng Partner Anyar untuk Dorong Pengembangan Talenta Muda Indonesia
Swedia: Konflik Rusia-NATO...
Swedia: Konflik Rusia-NATO Bisa Pecah dalam Waktu Dekat
Pemimpin Oposisi Zionis:...
Pemimpin Oposisi Zionis: Kesepakatan Damai AS-Iran Berarti Tak Satu Pun Tujuan Perang Israel Tercapai
Berita Terkini
Prabowo Akan Bertemu...
Prabowo Akan Bertemu Presiden Jerman Frank Walter Steinmeier di Istana Besok, Bahas Apa?
Kemenag Dukung MUI Desak...
Kemenag Dukung MUI Desak Aturan Tegas Jerat Pelaku LGBT
Budiman Sudjatmiko Tepis...
Budiman Sudjatmiko Tepis Usir Mahasiswa dari Forum Diskusi di Semarang
MUI Desak Hukuman Tegas...
MUI Desak Hukuman Tegas Bagi Pelaku dan Pengkampanye LGBT
Kemenhaj: 76.829 Jemaah...
Kemenhaj: 76.829 Jemaah Haji dari 195 Kloter Telah Tiba di Indonesia
Prabowo Bakal Hadiri...
Prabowo Bakal Hadiri KTT ASEAN-Rusia di Kazan 17 Juni, Ini Kata Wamenlu
Infografis
Trade Misinvoicing dan...
Trade Misinvoicing dan Upaya Penguatan Integritas Perdagangan Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved