Anak Muda Diajak Peduli pada Isu Pangan
Selasa, 01 November 2022 - 19:47 WIB
loading...
Rembug Pangan Orang Muda (RPOM) di Auditorium Juwono Sudarsono, FISIP Universitas Indonesia (UI), Selasa (1/11/2022). FOTO/IST
A
A
A
JAKARTA - Anak muda Indonesia harus mulai peduli dengan isu pangan yang menjadi kekhawatiran banyak negara di belahan dunia lain. Indonesia yang memiliki sumber daya alam (SDA) melimpah membutuhkan peran anak muda untuk mencapai kemandirian dan ketahanan pangan.
Pendiri Foodbank of Indonesia, M Hendro Utomo menjelaskan, persaingan geopolitik sekarang menegaskan tiga hal yang penting untuk dikuasai, yakni teknologi, energi, dan pangan. Menurutnya, Indonesia tidak mumpuni di bidang energi dan teknologi, tapi merupakan penghasil pangan yang beragam.
"Ironisnya, 3,1 juta gandum diimpor dari Ukraina. Anak-anak muda harus jadi pelopor supaya Indonesia dapat mencapai kemandirian dan ketahanan pangan," kata Hendro dalam Rembug Pangan Orang Muda (RPOM) di Auditorium Juwono Sudarsono, FISIP Universitas Indonesia (UI), Selasa (1/11/2022).
Hendro mengatakan, Indonesia memiliki 2 modal besar menuju kebangkitan, yakni pangan dan pemuda. Karena itu, diskusi memperingati Hari Pangan Sedunia dan Hari Sumpah Pemuda ini diharapkan menjadi forum awal untuk menghimpun perspektif awal pemuda mengenai pangan. Peserta diskusi bertema 'Kebangkitan Pangan, Kebangkitan Bangsa' ini diharapkan memiliki kesadaran baru dan kegelisahan bahwa pangan adalah masalah multiperspektif yang harus diselesaikan bersama-sama.
Pendiri Foodbank of Indonesia, M Hendro Utomo menjelaskan, persaingan geopolitik sekarang menegaskan tiga hal yang penting untuk dikuasai, yakni teknologi, energi, dan pangan. Menurutnya, Indonesia tidak mumpuni di bidang energi dan teknologi, tapi merupakan penghasil pangan yang beragam.
"Ironisnya, 3,1 juta gandum diimpor dari Ukraina. Anak-anak muda harus jadi pelopor supaya Indonesia dapat mencapai kemandirian dan ketahanan pangan," kata Hendro dalam Rembug Pangan Orang Muda (RPOM) di Auditorium Juwono Sudarsono, FISIP Universitas Indonesia (UI), Selasa (1/11/2022).
Hendro mengatakan, Indonesia memiliki 2 modal besar menuju kebangkitan, yakni pangan dan pemuda. Karena itu, diskusi memperingati Hari Pangan Sedunia dan Hari Sumpah Pemuda ini diharapkan menjadi forum awal untuk menghimpun perspektif awal pemuda mengenai pangan. Peserta diskusi bertema 'Kebangkitan Pangan, Kebangkitan Bangsa' ini diharapkan memiliki kesadaran baru dan kegelisahan bahwa pangan adalah masalah multiperspektif yang harus diselesaikan bersama-sama.
Lihat Juga :