Tragedi Kanjuruhan, Tama Langkun: Tanggung Jawab kepada Korban Harus Jadi Prioritas
Minggu, 30 Oktober 2022 - 00:03 WIB
loading...
Ketua Bidang Hukum dan HAM DPP Partai Perindo Tama S Langkun menyatakan, dalam pengusutan kasus tersebut tidak cukup sebatas mencari apa penyebab tragedi tersebut. Foto/MPI
A
A
A
JAKARTA - Pemerintah terus berupaya mengungkap penyebab terjadinya Tragedi Kanjuruhan yang menewaskan 135 orang. Untuk itu, Pemerintah membentuk Tim Gabungan Independen Pencari Fakta (TGIPF) yang dipimpin Mahfud MD.
Terkait Tragedi Kanjuruhan , Ketua Bidang Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM) DPP Partai Persatuan Indonesia (Perindo) Tama S Langkun menyatakan, dalam pengusutan kasus tersebut tidak cukup sebatas mencari apa penyebab tragedi tersebut.
Baca juga: Keadilan untuk Korban Kanjuruhan
Menurutnya, pemulihan terhadap hak-hak korban juga perlu menjadi hal yang harus diutamakan. "Tanggung jawab kepada korban menurut saya sudah harus menjadi prioritas," kata Tama usai diskusi Diponegoro 29 Forum bertajuk 'Tragedi Kanjuruhan dan Transformasi Sepak Bola Indonesia', Sabtu (29/10/2022).
"Jadi saya berharap, penyidik atau pun negara melalui Pemerintah itu tidak hanya fokus pada mengungkap perkaranya saja, tetapi kemudian melepas soal upaya-upaya memulihkan korban," tambahnya.
Terkait Tragedi Kanjuruhan , Ketua Bidang Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM) DPP Partai Persatuan Indonesia (Perindo) Tama S Langkun menyatakan, dalam pengusutan kasus tersebut tidak cukup sebatas mencari apa penyebab tragedi tersebut.
Baca juga: Keadilan untuk Korban Kanjuruhan
Menurutnya, pemulihan terhadap hak-hak korban juga perlu menjadi hal yang harus diutamakan. "Tanggung jawab kepada korban menurut saya sudah harus menjadi prioritas," kata Tama usai diskusi Diponegoro 29 Forum bertajuk 'Tragedi Kanjuruhan dan Transformasi Sepak Bola Indonesia', Sabtu (29/10/2022).
"Jadi saya berharap, penyidik atau pun negara melalui Pemerintah itu tidak hanya fokus pada mengungkap perkaranya saja, tetapi kemudian melepas soal upaya-upaya memulihkan korban," tambahnya.
Lihat Juga :