2 Kursi Menteri Nasdem Digoyang, Reshuffle Kabinet Diprediksi Paling Akhir Februari 2023

Kamis, 27 Oktober 2022 - 19:46 WIB
loading...
2 Kursi Menteri Nasdem Digoyang, Reshuffle Kabinet Diprediksi Paling Akhir Februari 2023
Ray Rangkuti memprediksi Presiden Jokowi akan melakukan reshuffle kabinet paling akhir Februari 2023. Foto/dok.SINDOnews
A A A
JAKARTA - Pengamat politik dari LIMA Indonesia Ray Rangkuti meyakini perombakan atau reshuffle kabinet akan benar-benar terjadi. Diketahui, isu ini bergulir setelah partai Nasdem mendeklrasikan Anies Baswedan sebagai calon presiden (capres) di 2024 mendatang.

Ray melihat suhu hubungan Presiden Jokowi dengan Partai Nasdem sedang naik. Jokowi sudah menunjukkan sinyal-sinyal ketidaksukaannya atas manuver Nasdem tersebut dan bakal ditegaskan lewat reshuffle kabinet.

Baca juga: Nasdem Akan Tetap Dukung Jokowi Meski Kena Reshuffle

"Menurut saya reshuffle ini juga akan terjadi. Ini lagi-lagi soal nunggu waktu aja. Dalam hitungan saya, Februari 2023 itu paling lama," kata Ray dalam diskusi publik yang digelar Para Syndicate secara daring, Kamis (27/10/2022).

Lebih jauh, dari kaca mata politiknya, dia melihat akan ada 2 dari 3 anggota kabinet yang berasal dari partai Nasdem yang akan dicopot oleh Presiden Jokowi. Menurut dia, keduanya adalah Menkominfo dan Menteri Pertanian.

"Ini dua menteri yang kemungkinan akan kena reshuffle di kabinet pak Jokowi. Kenapa alasannya? Perbedaan politik itu dan yg kedua alasan kinerja dari keduanya," ujarnya.



Sementara, ada satu anggota kabinet asal Nasdem yang dinilai akan tetap dipertahankan oleh Presiden Jokowi. Sosok tersebut adalah menteri LHK, Siti Nurbaya Bakar. Alasannya, kinerja Siti Nurbaya masih cukup bagus dalam memimpin kementerian LHK dan kedua, alasan politik.

"Betapapun ada perbedaan yang tidak disukai, tapi pak Jokowi akan tetap menahan ekor Nasdem di koalisi. Jadi nggak akan betul-betul dibuat menjadi satu group yg oposisi terhadap pak Jokowi, ekornya dia akan tahan. Itu alasan politik," pungkasnya.
(muh)
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.3846 seconds (11.97#12.26)