Sambil Menangis, Adik Brigadir J Ceritakan Dilarang Gendong Abangnya

Selasa, 25 Oktober 2022 - 14:41 WIB
loading...
Sambil Menangis, Adik...
Bripda Maha Reza Hutabarat adik dari Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J, menangis sedih saat memberikan kesaksiannya di persidangan kasus dugaan pembunuhan kakaknya itu di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Foto/MPI
A A A
JAKARTA - Bripda Maha Reza Hutabarat adik dari Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J, menangis sedih saat memberikan kesaksiannya di persidangan kasus dugaan pembunuhan kakaknya itu di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

Maha Reza menangis saat bercerita dirinya dilarang untuk menggendong jenazah kakaknya untuk terakhir kalinya itu. "Saat (jenazah Brigadir J) mau dipindah ke peti juga dibilang, sudah kamu tunggu sini saja, biarkan itu selesaikan sendiri, saya izin saya mau gendong abang saya terakhir kali, saya lalu ditarik Pak AKBP Hendri sudah sabar," ujar Maha Reza sambil menangis sedih di persidangan, Selasa (25/10/2022).

Sebelumnya, majelis hakim bertanya pada Maha Reza tentang reaksinya saat menerima informasi kematian kakaknya itu. Dia hanya menjawab siap-siap saja saat diberitahu oleh polisi berpangkat jenderal tentang kematian kakaknya itu.

Baca juga: Putri Candrawathi Disebut Saksi Goda Brigadir J saat di Rumah Magelang

Maha Reza pun berangkat ke RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur ditemani AKPB Hendri. Dia lalu menunggu di rumah sakit tersebut terkait pengurusan jenazah kakaknya itu dan ada beberapa surat yang memang perlu ditandatangani.

Baca juga: Kamaruddin Simanjuntak Ungkap Kesaksian Adik Brigadir J di Sidang Lanjutan Bharada E

"Setengah empat subuh dokter keluar bertemu saya, dokter tanya bapak adik almarahum yah, iya dok. Dokter beritahu autopsi selesai 20 menit lalu, setelah autopsi pembersihan luka karena ada beberapa lubang tembakan, begitu dokter bilang, ada Kombes Pol menghentikan, cukup dok lalu dokternya ditarik keluar," tuturnya.

Saat itu, Maha Reza mengaku meminta izin pada dokter untuk mengambil pakaian kakaknya itu, hanya saja Kombes tersebut melarangnya dan menyuruhnya menunggu saja. Bahkan, dirinya juga sempat ngotot meminta izin karena dirinya merupakan adik almarhum, tapi tetap dilarang oleh polisi berpangkat Kombes tersebut. "Mau tak mau ikuti perintah juga saya tunggu di luar. Saya gak boleh masuk (sampai jenazah dimasukan ke peti)," jelasnya.

Sambil menangis, Maha Reza menambahkan, saat jenazah kakaknya itu hendak dimasukan ke dalam peti mati, dia meminta izin untuk melihat dan menggendong jenazah kakaknya untuk terakhir kalinya. Namun, Kombes itu lagi-lagi melarangnya dan memaksanya untuk menunggu saja di luar, baru saat jenazah sudah dimasukan ke dalam peti mati dia pun dibolehkan melihat jenazah kakaknya.

"Ketika sudah rapi masuk peti segala macam, baru saya boleh lihat almarhum. Masih boleh (buka peti melihat wajah Brigadir J), tapi saat saya doa (bersama AKBP Hendri) juga saya masih dengar jelas, sudah belum sih. Begitu selesai langsung, tutup, lalu berangkat ke bandara, jam 4 lewat," katanya.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ditahan KPK, Asrul Azis...
Ditahan KPK, Asrul Azis Tersangka Baru Kasus Kuota Haji Ajukan Praperadilan ke PN Jaksel
TAUD Ajukan Penghentian...
TAUD Ajukan Penghentian Sidang Kasus Andrie Yunus ke Pengadilan Militer Jakarta
Ditetapkan Tersangka...
Ditetapkan Tersangka oleh KPK, Bupati Cilacap Syamsul Ajukan Praperadilan
Geger, WNI Bunuh WNI...
Geger, WNI Bunuh WNI di Hokkaido Jepang, Satu Anggota Polisi Ikut Terluka
TAUD: Putusan Praperadilan...
TAUD: Putusan Praperadilan Hakim PN Jaksel Berikan Angin Segar Bagi Andrie Yunus
Ini Pertimbangan Hakim...
Ini Pertimbangan Hakim Putuskan Polda Metro Lanjutkan Penyidikan Kasus Andrie Yunus
Jelang Eksekusi Hotel...
Jelang Eksekusi Hotel Sultan, Spanduk Penolakan hingga Kawat Berduri Terpasang di Sekitar Lokasi
4 Fakta Pembunuhan WNI...
4 Fakta Pembunuhan WNI di Hokkaido, Tersangka Sudah Berniat Habisi Korban
Hasil Autopsi Ungkap...
Hasil Autopsi Ungkap Balita di Bekasi Tewas dengan 32 Tusukan
Rekomendasi
Apple Gandeng Intel...
Apple Gandeng Intel Bikin Chip di AS: Apa Dampaknya buat Konsumen?
Garap Proyek Listrik...
Garap Proyek Listrik di Sumba, Liliana Tanoesoedibjo Optimistis Indonesia Bersinar di Miss World 2026
Test Drive Leapmotor...
Test Drive Leapmotor B10 Jakarta–Bandung: Pintar, Nyaman, tapi Ada Catatannya
Berita Terkini
Roy Suryo-Dokter Tifa...
Roy Suryo-Dokter Tifa Ditangkap, Polda Metro: 94 Saksi dan 26 Ahli Sudah Diperiksa
Dokter Tifa Didampingi...
Dokter Tifa Didampingi Refly Harun Masuk Ruang Tahanan Polda Metro Jaya, Langsung Ditahan?
Penampakan Roy Suryo...
Penampakan Roy Suryo usai Ditahan: Menenteng Rompi Oranye, Enggan Komentar
Roy Suryo dan Dokter...
Roy Suryo dan Dokter Tifa Ditangkap, Polda Metro Jaya: Berkas Perkara Lengkap
Usai Ditangkap, Roy...
Usai Ditangkap, Roy Suryo dan Dokter Tifa Bakal Dibawa ke RS Polri
KPK Kembali Periksa...
KPK Kembali Periksa Silmy Karim, Bukti-bukti Dugaan Pemerasan dan Gratifikasi Didalami
Infografis
4 Keunggulan Jet Tempur...
4 Keunggulan Jet Tempur Canggih J-35 Buatan China
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved