Bikin Masyarakat Resah, Kemenkes dan BPOM Diminta Tangani Penyakit Gagal Ginjal Akut
Senin, 24 Oktober 2022 - 15:44 WIB
loading...
Ketua Fraksi PAN DPR RI, Saleh Partaonan Daulay meminta Kemenkes dan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) turun tangan menangani penyakit gagal ginjal akut. Foto/Ilustrasi/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Ketua Fraksi PAN DPR RI, Saleh Partaonan Daulay meminta Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) turun tangan menangani penyakit gagal ginjal akut . Permintaan itu dilayangkan lantaran penyakit itu telah meresahkan masyarakat.
Saleh mengatakan, pihaknya kerap menerima aduan keresahan sari masyarakat di dapil masing-masing. Apalagi, sudah ada 241 anak yang terpapar dan 131 anak meninggal dunia akibat gagal ginjal akut .
"Ini bukan hanya korban sakit. Tetapi ini korban jiwa. Sangat beralasan jika masyarakat resah. Muncul kegelisahan dimana-mana," terang Saleh dalam keterangannya, Senin (24/10/2022).
Baca juga: Duh, Balita Gagal Ginjal Akut di Palembang Bertambah
Saleh merasa pemerintah belum bekerja maksimal dalam tangani penyakit tersebut. Kemenkes dan BPOM juga dinilai belum bersinergi dam mengatasi penyakit itu. "Malah cenderung ada kesan saling menyalahkan," ucapnya.
Atas dasar itu, Saleh meminta Kemenkes dapat mencari obat gagal ginjal akut ini. Ia pun mendesak agar obat tersebut dapat segera diberikan kepada para pasien yang terpapar.
"Tidak boleh berlama-lama karena dikhawatirkan korban akan semakin banyak," ujarnya.
Saleh mengatakan, pihaknya kerap menerima aduan keresahan sari masyarakat di dapil masing-masing. Apalagi, sudah ada 241 anak yang terpapar dan 131 anak meninggal dunia akibat gagal ginjal akut .
"Ini bukan hanya korban sakit. Tetapi ini korban jiwa. Sangat beralasan jika masyarakat resah. Muncul kegelisahan dimana-mana," terang Saleh dalam keterangannya, Senin (24/10/2022).
Baca juga: Duh, Balita Gagal Ginjal Akut di Palembang Bertambah
Saleh merasa pemerintah belum bekerja maksimal dalam tangani penyakit tersebut. Kemenkes dan BPOM juga dinilai belum bersinergi dam mengatasi penyakit itu. "Malah cenderung ada kesan saling menyalahkan," ucapnya.
Atas dasar itu, Saleh meminta Kemenkes dapat mencari obat gagal ginjal akut ini. Ia pun mendesak agar obat tersebut dapat segera diberikan kepada para pasien yang terpapar.
"Tidak boleh berlama-lama karena dikhawatirkan korban akan semakin banyak," ujarnya.
Lihat Juga :