Lampaui Rata-rata Global, Angka Kematian COVID-19 di Tanah Air Mencapai 3.241 Orang

Senin, 06 Juli 2020 - 16:02 WIB
loading...
Lampaui Rata-rata Global,...
Juru Bicara Pemerintah Penanganan virus Corona (COVID-19), Achmad Yurianto melaporkan angka kematian akibat virus COVID-19 di Tanah Air kembali bertambah 70 orang. Foto/BNPB
A A A
JAKARTA - Juru Bicara Pemerintah Penanganan virus Corona (COVID-19), Achmad Yurianto melaporkan angka kematian akibat virus COVID-19 di Tanah Air kembali bertambah 70 orang. Sehingga total meninggal menjadi 3.241 orang meninggal.

“Hari ini kasus meninggal 70 orang sehingga totalnya menjadi 3.241 orang,” ujar Yuri di Media Center Gugus Tugas Nasional Percepatan Penanganan COVID-19 Graha Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Jakarta, Senin (6/7/2020). (Baca juga: Bertambah Lagi 1.209 Kasus, Positif Covid-19 Mencapai 64.958 Orang)

Yuri mengatakan rata-rata angka kematian di Tanah Air masih melampaui persentase global yakni sekitar 5,0%. Sementara angka global sekitar 4,47%.

“Kalau kita bandingkan dengan angka kematian secara global, angka kematian dari kasus Corona virus yang positif secara global memang angka kita masih berada di atas rata-rata Global. Kita masih berada di sekitar 5,0%. Sementara enggak Global berada di 4,47%,” ungkap Yuri.

Yuri pun menuturkan angka ini terus dinamis sejalan dengan penemuan kasus COVID-19. “Oleh karena itu sudah sekalian dan angka ini akan terus dinamis dengan semakin banyak kita temukan, kasus yang kemudian mampu kita isolasi, mampu kita rawat dengan baik,” jelasnya. (Baca: Kasus COVID-19 Menjadi 63.749 Orang, Yuri: Tak Semua Dirawat di RS)

Namun, angka kematian ini bisa turun apabila kasus COVID-19 yang ditemukan bisa segera diisolasi dan dirawat dengan baik. “Maka sudah barang tentu angka kematian ini nanti akan turun juga. Jumlahnya persentasenya juga akan turun,” tegas Yuri.
(kri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Waspadai Lagi Covid-19,...
Waspadai Lagi Covid-19, Kemenkes Imbau Tetap Prokes dan Hidup Sehat
Saran Epidemiolog Cegah...
Saran Epidemiolog Cegah Lonjakan Covid-19 saat Libur Nataru
Kasus Covid-19 Naik,...
Kasus Covid-19 Naik, Menko Muhadjir Effendy Minta Masyarakat Jangan Panik
Bupati Bengkulu Selatan...
Bupati Bengkulu Selatan Gusnan Mulyadi Dilaporkan ke KPK Terkait Dugaan Korupsi Dana Covid-19
Presiden Jokowi: Kalau...
Presiden Jokowi: Kalau Sudah Masuk Endemi, Kena Covid-19 Bayar
Presiden Jokowi Segera...
Presiden Jokowi Segera Cabut Status Pandemi Covid-19
Eipstein Files : Covid-19,...
Eipstein Files : Covid-19, Konspirasi Tingkat Atas?
Epstein Files Singgung...
Epstein Files Singgung Bill Gates dan Simulasi Pandemi, Benarkah Covid-19 Sengaja Dibuat?
Rekor! Pria Ini Terinfeksi...
Rekor! Pria Ini Terinfeksi Covid-19 selama 2 Tahun Nonstop
Rekomendasi
Pengadilan Inggris Butuh...
Pengadilan Inggris Butuh 300 Tahun untuk Selesaikan Tumpukan Kasus
MNC University Bersama...
MNC University Bersama MNC Peduli Salurkan 2 Ton Beras untuk Warga Kelurahan Kebon Sirih
BSSN, ABI dan PINTU...
BSSN, ABI dan PINTU Perkuat Sinergi Jamin Keamanan Transaksi Digital
Berita Terkini
Pilihan Praperadilan...
Pilihan Praperadilan untuk Roy Suryo dan Sidang untuk dr Tifa dalam Polemik Ijazah Jokowi
DPR: Kasus Chromebook...
DPR: Kasus Chromebook Adalah The New White Collar Crime Terbaik Tanpa Kriminalisasi
5 Peserta Meninggal...
5 Peserta Meninggal Dunia, Kemhan Evaluasi Latsarmil Calon Manajer Kopdes Merah Putih
Peserta SPPI Meninggal...
Peserta SPPI Meninggal Akibat TBC, Tim Seleksi Ungkap Pemeriksaan Awal hanya Terdeteksi Infeksi Paru
Demokrasi Belum Utuh...
Demokrasi Belum Utuh Jika Perempuan Masih Minim Keterwakilan
Polisi Sita Ratusan...
Polisi Sita Ratusan Perangkat Elektronik di Markas Judi Online Hayam Wuruk, Ini Daftarnya
Infografis
5 Cara Mencegah Lonjakan...
5 Cara Mencegah Lonjakan Covid-19 di Momen Libur Nataru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved