Kasus Pembunuhan Brigadir J, Ferdy Sambo: Senjata Saya Kaliber 45
Rabu, 19 Oktober 2022 - 16:15 WIB
loading...
Ferdy Sambo sempat mengaku kepada pimpinannya tidak menembak Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J. Hal itu diungkap oleh JPU dalam sidang. Foto/MPI
A
A
A
JAKARTA - Ferdy Sambo sempat mengaku kepada pimpinannya tidak menembak Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J. Hal itu diungkap oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) dalam sidang dakwaan Baiquni Wibowo.
Fakta itu terungkap bermula ketika Benny Ali ingin menghadap pimpinan Jumat (8/7/2022) malam. Lantas, ia bertemu Ferdy Sambo Lantai I Biro Provost.
Saat itu, Sambo menyampaikan ke Benny untuk menjelaskan peristiwa yang terjadi. Bahkan, Sambo menyampaikan dirinya juga akan menghadap pimpinan.
Baca juga: Tangani Kasus Ferdy Sambo, Kejagung Libatkan KPK
Sepulangnya menghadap pimpinan Sambo, Benny, dan Hendra Kurniawan kembali ke ruangan pemeriksaan Biro Provost. Saat itu, mereka langsung menemui Richard Eliezer Pudihang Lumiu, Ricky Rizal Wibowo, dan Kuat Ma'ruf.
Fakta itu terungkap bermula ketika Benny Ali ingin menghadap pimpinan Jumat (8/7/2022) malam. Lantas, ia bertemu Ferdy Sambo Lantai I Biro Provost.
Saat itu, Sambo menyampaikan ke Benny untuk menjelaskan peristiwa yang terjadi. Bahkan, Sambo menyampaikan dirinya juga akan menghadap pimpinan.
Baca juga: Tangani Kasus Ferdy Sambo, Kejagung Libatkan KPK
Sepulangnya menghadap pimpinan Sambo, Benny, dan Hendra Kurniawan kembali ke ruangan pemeriksaan Biro Provost. Saat itu, mereka langsung menemui Richard Eliezer Pudihang Lumiu, Ricky Rizal Wibowo, dan Kuat Ma'ruf.
Lihat Juga :