Komnas HAM Kirim Selongsong Gas Air Mata Tragedi Kanjuruhan ke Laboratorium
Rabu, 12 Oktober 2022 - 18:31 WIB
loading...
A
A
A
Dilanjutkan Choirul, dengan uji laboratorium tersebut, Komnas HAM ingin mengetahui zat kimia apa yang dikandung dan memberikan efek apa terhadap kesehatan. "Dengan menguji gas air mata, kita kepingin melihat apa yang terkandung, zat kimia yang terkandung di sana, dan bagaimana efek terhadap kesehatan," lanjut Anam.
Sebelumnya, Komnas HAM mengungkapkan detik-detik tragedi Kanjuruhan yang menimbulkan 132 korban jiwa. Kronologis itu didapat setelah lembaga itu melakukan investigasi dengan memeriksa sejumlah dokumen dan meminta keterangan para saksi.
Komisioner Komnas HAM Choirul Anam mengatakan kondisi di Stadion Kanjuruhan masih komdusif pasca 20 menit peluit akhir laga Arema FC melawan Persebaya ditiup. Selepas pertandingan berakhir, para pemain Arema menyampaikan permintaan maaf kepada Aremania. Baca juga: Investigasi Tragedi Kanjuruhan, Komnas HAM: Semua Pintu Tribun Terbuka
"Itu kita nilai bahwa 14 sampai 20 menit pasca peluit ditiupkan itu suasananya terkendali. Memang ada suporter yang masuk ke lapangan, tetapi itu untuk memberikan semangat," tutur Anam.
Sebelumnya, Komnas HAM mengungkapkan detik-detik tragedi Kanjuruhan yang menimbulkan 132 korban jiwa. Kronologis itu didapat setelah lembaga itu melakukan investigasi dengan memeriksa sejumlah dokumen dan meminta keterangan para saksi.
Komisioner Komnas HAM Choirul Anam mengatakan kondisi di Stadion Kanjuruhan masih komdusif pasca 20 menit peluit akhir laga Arema FC melawan Persebaya ditiup. Selepas pertandingan berakhir, para pemain Arema menyampaikan permintaan maaf kepada Aremania. Baca juga: Investigasi Tragedi Kanjuruhan, Komnas HAM: Semua Pintu Tribun Terbuka
"Itu kita nilai bahwa 14 sampai 20 menit pasca peluit ditiupkan itu suasananya terkendali. Memang ada suporter yang masuk ke lapangan, tetapi itu untuk memberikan semangat," tutur Anam.
(kri)
Lihat Juga :