TGIPF Kaji Kandungan Gas Air Mata Tragedi Kanjuruhan di Laboratorium
Rabu, 12 Oktober 2022 - 14:00 WIB
loading...
TGIPF mengkaji sample lapangan penggunaan gas air mata dalam tragedi Kanjuruhan yang menewaskan 132 suporter Arema FC usai pertandingan melawan Persebaya. Foto/ANTARA
A
A
A
JAKARTA - Tim Gabungan Independen Pencari Fakta (TGIPF) mengkaji sample lapangan penggunaan gas air mata dalam tragedi Kanjuruhan yang menewaskan 132 suporter Arema FC usai pertandingan melawan Persebaya.
Menko Polhukam Mahfud MD mengatakan TGIPF telah menguji barang bukti di area Stadion Kanjuruhan. TGIPF juga mengecek kandungan gas air mata yang digunakan ketika mengamankan kerusuhan sepak bola tersebut. Baca juga: LPSK Beri Perlindungan pada 19 Saksi Tragedi Kanjuruhan
"Bukti-bukti penting yang didapatkan dari lapangan saat ini sedang dikaji dan sebagian juga sedang diperiksakan di laboratorium, misalnya menyangkut kandungan gas air mata," ujar Mahfud dikutip MPI dalam laman YouTube Kemenko Polhukam, Rabu (12/10/2022).
Mahfud melanjutkan rencananya TGIPF akan melimpahkan hasil temuan mereka terkait Tragedi Kanjuruhan, Malang ke Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada Jumat 14 Oktober 2022 mendatang.
Menko Polhukam Mahfud MD mengatakan TGIPF telah menguji barang bukti di area Stadion Kanjuruhan. TGIPF juga mengecek kandungan gas air mata yang digunakan ketika mengamankan kerusuhan sepak bola tersebut. Baca juga: LPSK Beri Perlindungan pada 19 Saksi Tragedi Kanjuruhan
"Bukti-bukti penting yang didapatkan dari lapangan saat ini sedang dikaji dan sebagian juga sedang diperiksakan di laboratorium, misalnya menyangkut kandungan gas air mata," ujar Mahfud dikutip MPI dalam laman YouTube Kemenko Polhukam, Rabu (12/10/2022).
Mahfud melanjutkan rencananya TGIPF akan melimpahkan hasil temuan mereka terkait Tragedi Kanjuruhan, Malang ke Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada Jumat 14 Oktober 2022 mendatang.
Lihat Juga :