Capaian Vaksinasi Covid-19 untuk Anak Perlu Dikejar
Jum'at, 07 Oktober 2022 - 20:04 WIB
loading...
A
A
A
Pelaksana Tugas Direktur Pengelolaan Imunisasi Kementerian Kesehatan, Prima Yosephine mengatakan, WHO meminta semua negara melakukan vaksinasi minimal 70% dari populasi dan khusus kelompok rentan 100%. Hal itu untuk mempertahankan imunitas masyarakat umum dan kelompok masyarakat rentan.
Ia mengatakan secara umum tingkat vaksinasi Indonesia dosis kedua baru mencapai 63%, pada kelompok anak sudah mencapai 80% untuk dosis pertama. "Tetapi dosis kedua pada anak masih di bawah persentase yang diharapkan, sehingga menjadi tugas semua untuk segera mengejarnya," ungkapnya.
Sementara angka yang menggembirakan berasal dari capaian vaksinasi pada remaja. Cakupan imunisasi remaja sudah mencapai 95,98% atau 25 jutaan orang untuk dosis pertama dan 82,72% dosis kedua atau sekitar 22 juta orang. Anak-anak memperoleh vaksin Sinovac, sementara untuk remaja menggunakan Sinovac dan Pfizer.
Anggota Indonesian Technical Advisory Group on Immunization (ITAGI), Cissy Kartasasmita menjelaskan, vaksinasi anak sangat penting karena tidak hanya melindungi anak, melainkan juga lingkungannya, teman, guru, dan keluarga. "Termasuk orang tua, nenek, kakek, dan balita yang belum bisa diimunisasi. Selain itu, vaksinasi anak akan melindungi kerabat yang belum dapat divaksinasi karena memiliki komorbid," katanya.
Cissy menjelaskan, program pemberian vaksin pada anak berlaku untuk usia 6-11 tahun. "Vaksin yang akan digunakan aman dan berkhasiat. Vaksin aman karena telah mendapat Emergency Use Authorization (EUA), izin emergensi BPOM dan mendapat rekomendasi ITAGI," katanya.
Ia mengatakan secara umum tingkat vaksinasi Indonesia dosis kedua baru mencapai 63%, pada kelompok anak sudah mencapai 80% untuk dosis pertama. "Tetapi dosis kedua pada anak masih di bawah persentase yang diharapkan, sehingga menjadi tugas semua untuk segera mengejarnya," ungkapnya.
Sementara angka yang menggembirakan berasal dari capaian vaksinasi pada remaja. Cakupan imunisasi remaja sudah mencapai 95,98% atau 25 jutaan orang untuk dosis pertama dan 82,72% dosis kedua atau sekitar 22 juta orang. Anak-anak memperoleh vaksin Sinovac, sementara untuk remaja menggunakan Sinovac dan Pfizer.
Anggota Indonesian Technical Advisory Group on Immunization (ITAGI), Cissy Kartasasmita menjelaskan, vaksinasi anak sangat penting karena tidak hanya melindungi anak, melainkan juga lingkungannya, teman, guru, dan keluarga. "Termasuk orang tua, nenek, kakek, dan balita yang belum bisa diimunisasi. Selain itu, vaksinasi anak akan melindungi kerabat yang belum dapat divaksinasi karena memiliki komorbid," katanya.
Cissy menjelaskan, program pemberian vaksin pada anak berlaku untuk usia 6-11 tahun. "Vaksin yang akan digunakan aman dan berkhasiat. Vaksin aman karena telah mendapat Emergency Use Authorization (EUA), izin emergensi BPOM dan mendapat rekomendasi ITAGI," katanya.
Lihat Juga :