Perempuan Bangsa Dorong Perlindungan Wanita dan Anak di Keramaian
Rabu, 05 Oktober 2022 - 17:56 WIB
loading...
Ketua Umum DPP Perempuan Bangsa Siti Mukaromah. FOTO/IST
A
A
A
JAKARTA - Perempuan dan anak-anak turut menjadi korban dalam tragedi di Stadion Kanjuruhan , Malang. Data sementara korban insiden Kanjuruhan dari Posko Postmortem Crisis Center Pemerintah Kabupaten Malang per Selasa (4/10/2022) pukul 02.00 WIB, total korban meninggal dunia sebanyak 133 orang.
Dari jumlah itu, 42 perempuan dan 91 laki-laki. Di antara jumlah tersebut, 37 orang anak dengan rentang usia 3-17 tahun, serta korban yang belum teridentifikasi usianya sebanyak 18 orang.
"Perempuan Bangsa menyampaikan dukacita mendalam untuk para korban dan keluarga yang ditinggalkan. Banyaknya korban dari perempuan dan anak-anak merupakan refleksi perlunya kebijakan khusus untuk perempuan dan anak-anak dalam keramaian, termasuk stadion," kata Ketua Umum DPP Perempuan Bangsa Siti Mukaromah di Jakarta, Rabu (5/10/2022).
Erma, sapaan akrabnya, menyayangkan ajang sepak bola yang berakhir ricuh dan memakan korban jiwa. Menurutnya, tragedi ini juga memiliki efek psikologis bagi mereka yang berada di stadion saat kejadian. "Efek psikologis dan trauma terutama terhadap perempuan dan anak-anak yang berhasil selamat juga pasti tidak dapat dihindari," ujarnya.
Dari jumlah itu, 42 perempuan dan 91 laki-laki. Di antara jumlah tersebut, 37 orang anak dengan rentang usia 3-17 tahun, serta korban yang belum teridentifikasi usianya sebanyak 18 orang.
"Perempuan Bangsa menyampaikan dukacita mendalam untuk para korban dan keluarga yang ditinggalkan. Banyaknya korban dari perempuan dan anak-anak merupakan refleksi perlunya kebijakan khusus untuk perempuan dan anak-anak dalam keramaian, termasuk stadion," kata Ketua Umum DPP Perempuan Bangsa Siti Mukaromah di Jakarta, Rabu (5/10/2022).
Erma, sapaan akrabnya, menyayangkan ajang sepak bola yang berakhir ricuh dan memakan korban jiwa. Menurutnya, tragedi ini juga memiliki efek psikologis bagi mereka yang berada di stadion saat kejadian. "Efek psikologis dan trauma terutama terhadap perempuan dan anak-anak yang berhasil selamat juga pasti tidak dapat dihindari," ujarnya.
Lihat Juga :