Cegah Pegawai Kementerian Terpapar Radikalisme, BNPT Terapkan Instrumen Apik
Rabu, 05 Oktober 2022 - 17:14 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: BNPT dan Kantor Kontra Terorisme PBB Perkuat Kerja Sama Cegah Ekstremisme
"Kita banyak menerima permohonan instansi-instansi untuk melakukan pengukuran tingkat keterpaparan radikal terorisme calon pegawai baru atau pejabat yang akan menduduki posisi strategis," jelas Boy Rafli.
Boy berharap dengan adanya alat pengukuran ini, data terkait tingkat keterpaparan dapat dipertanggungjawabkan secara akademis. Tujuannya agar setiap orang yang akan menduduki suatu jabatan strategis dapat dipastikan tingkat kerentanannya terhadap paham radikal.
Ketua Umum Apsifor Asosiasi Psikologi Forensik Indonesia Reni Kusumowardhani menyatakan, Apik menggunakan empat indicator yakni, sikap intoleran dalam berkeyakinan, sikap kurang rasa tanggung jawab, dan memaksakan keyakinan pada orang lain, serta berpikiran sempit dalam berkeyakinan.
“Alat ukur ini juga dapat mengidentifikasi risiko paparan radikalisme dan risiko bertindak secara ekstrem dari individu,” kata Reni.
"Kita banyak menerima permohonan instansi-instansi untuk melakukan pengukuran tingkat keterpaparan radikal terorisme calon pegawai baru atau pejabat yang akan menduduki posisi strategis," jelas Boy Rafli.
Boy berharap dengan adanya alat pengukuran ini, data terkait tingkat keterpaparan dapat dipertanggungjawabkan secara akademis. Tujuannya agar setiap orang yang akan menduduki suatu jabatan strategis dapat dipastikan tingkat kerentanannya terhadap paham radikal.
Ketua Umum Apsifor Asosiasi Psikologi Forensik Indonesia Reni Kusumowardhani menyatakan, Apik menggunakan empat indicator yakni, sikap intoleran dalam berkeyakinan, sikap kurang rasa tanggung jawab, dan memaksakan keyakinan pada orang lain, serta berpikiran sempit dalam berkeyakinan.
“Alat ukur ini juga dapat mengidentifikasi risiko paparan radikalisme dan risiko bertindak secara ekstrem dari individu,” kata Reni.
(cip)
Lihat Juga :