BNPT dan Kantor Kontra Terorisme PBB Perkuat Kerja Sama Cegah Ekstremisme

Selasa, 13 September 2022 - 16:10 WIB
loading...
BNPT dan Kantor Kontra Terorisme PBB Perkuat Kerja Sama Cegah Ekstremisme
Kepala BNPT Komjen Pol Boy Rafli Amar, Ketua LPSK Hasto Atmojo Suroyo, Deputi Bidang Kerja Sama Internasional BNPT bertemu Wasekjen PBB Bidang Kontra Terorisme PBB, Vladimir Voronkov, Jumat 9 September 2022. Foto/Ist
A A A
JAKARTA - Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) terus memperkuat kerja sama dengan Kantor Kontra Terorisme Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB) atau United Nations Office of Counter Terrorism (UNOCT).

Kepala BNPT RI, Komjen Pol Boy Rafli Amar, bersama dengan Ketua LPSK, Hasto Atmojo Suroyo, didampingi Deputi Bidang Kerja Sama Internasional BNPT bertemu dengan Wakil Sekretaris Jenderal PBB Bidang Kontra Terorisme PBB, Vladimir Voronkov, Jumat 9 September 2022.

Baca juga: BNPT Maksimalkan Program Unggulan Penanggulangan Terorisme

Pertemuan dengan Voronkov dilakukan dalam rangkaian kunjungan kerja BNPT ke New York untuk menghadiri The First United Nations Global Congress of Victims of Terrorism.

Dalam pertemuan tersebut, Kepala BNPT sempat berbincang mengenai rencana kunjungan UNOCT ke Tanah Air pada 29 November - 2 Desember 2022 untuk penguatan kerja sama internasional penanggulangan terorisme kedua lembaga.

UNOCT direncanakan berkunjung dalam rangka membahas serta mengidentifikasi prioritas dan kebutuhan Pemerintah Indonesia dalam cakupan Global Programme on Vulnerable Targets Protection dengan K/L terkait di Indonesia.

"BNPT menyambut baik rencana kunjungan tersebut dan siap untuk mengkoordinasikan pertemuan UNOCT dengan K/L terkait," kata Kepala BNPT dalam keterangannya, Selasa (13/9/2022).

Baca juga: Survei BNPT: 85% Milenial Rentan Terpapar Radikalisme

BNPT dan UNOCT juga bakal membahas perkembangan Bali Work Plan 2019-2025. Bali Work Plan ini merupakan upaya Indonesia bersama seluruh negara ASEAN dalam menggandeng badan-badan internasional untuk membicarakan persoalan keamanan yang sangat mendasar berkaitan dengan violent extremism dan deradikalisasi.

UNOCT saat ini tengah menyiapkan sejumlah program yang bertujuan memperkuat implementasi Bali Work Plan 2019-2025, khususnya terkait dengan sarana untuk penuntutan, rehabilitasi, dan reintegrasi (PRR) dan pengembangan kapasitas.
Halaman :
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1065 seconds (10.55#12.26)