Tragedi Kanjuruhan, DPR: Kita Patut Malu dan Instrospeksi Mendalam
Senin, 03 Oktober 2022 - 13:47 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Mahfud MD Minta Polri Segera Umumkan Pelaku Pidana Tragedi Kanjuruhan Malang
"Menghentikan sementara kompetisi liga 1 BRI ini sampai selesainya hasil investigasi dan rekomendasi FIFA. Hal ini semata mata menjaga kredibilitas kompetisi sepak bola yang ada di Tanah Air," katanya.
Politikus PDIP ini juga meminta penyelenggaraan kompetisi sepak bola profesional di Tanah Air tidak hanya mementingkan aspek bisnis, tetapi juga kepatuhan terhadap keseluruhan aturan FIFA agar tragedi Kanjuruhan tidak terulang kembali.
Jika Liga I dilanjutkan kembali, kata Said, PSSI harus selalu mengaudit pelaksanaan setiap pertandingan sepak bola, mulai dari tahap persiapan, pelaksanaan, hingga usainya pertandingan. PSSI harus berani menghentikan pertandingan bila ada ketidakpatuhan terhadap peraturan FIFA.
"Meskipun urusan teknis sepak bola menjadi wewenang penuh PSSI, Kemenpora perlu ikut memberikan pengawasan untuk membantu PSSI, atau mengingatkan PSSI terhadap kemungkinan ketidakpatuhan penyelenggaraan pertandingan oleh pihak penyelenggara," katanya.
"Menghentikan sementara kompetisi liga 1 BRI ini sampai selesainya hasil investigasi dan rekomendasi FIFA. Hal ini semata mata menjaga kredibilitas kompetisi sepak bola yang ada di Tanah Air," katanya.
Politikus PDIP ini juga meminta penyelenggaraan kompetisi sepak bola profesional di Tanah Air tidak hanya mementingkan aspek bisnis, tetapi juga kepatuhan terhadap keseluruhan aturan FIFA agar tragedi Kanjuruhan tidak terulang kembali.
Jika Liga I dilanjutkan kembali, kata Said, PSSI harus selalu mengaudit pelaksanaan setiap pertandingan sepak bola, mulai dari tahap persiapan, pelaksanaan, hingga usainya pertandingan. PSSI harus berani menghentikan pertandingan bila ada ketidakpatuhan terhadap peraturan FIFA.
"Meskipun urusan teknis sepak bola menjadi wewenang penuh PSSI, Kemenpora perlu ikut memberikan pengawasan untuk membantu PSSI, atau mengingatkan PSSI terhadap kemungkinan ketidakpatuhan penyelenggaraan pertandingan oleh pihak penyelenggara," katanya.
(abd)
Lihat Juga :