Tragedi Kanjuruhan, DPR: Kita Patut Malu dan Instrospeksi Mendalam

Senin, 03 Oktober 2022 - 13:47 WIB
loading...
Tragedi Kanjuruhan,...
Anggota Komisi XI DPR Said Abdullah menyesalkan terjadinya kerusuhan di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur, Sabtu (1/10/2022). FOTO/IST
A A A
JAKARTA - Anggota Komisi XI DPR Said Abdullah menyesalkan terjadinya kerusuhan di Stadion Kanjuruhan , Malang, Jawa Timur, Sabtu (1/10/2022). Tragedi Kanjuruhan tersebut menyebabkan 125 orang meninggal dunia dan ratusan lainnya luka-luka.

"Sungguh sangat kita sayangkan, baru saja kita menorehkan prestasi dengan mengalahkan Tim Nasional Curacao dua kali. Prestasi ini patut kita syukuri karena Tim Nas Curacao menempati rangking FiFA 84, sedangkan Timnas Indonesia diperingkat 152. Mereka jauh di atas kita," kata Said Abdullah dalam keterangan tertulisnya, Senin (3/10/2022).

Selain tim senior, kata Said, Timnas PSSI U 17 juga makin menunjukkan perfoma yang baik menghadapi babak kualifikasi Piala Asia U17. Karena itu, tragedi Kanjuruhan benar-benar memukul dunia sepak bola nasional.



"Bahkan menjadi deretan tragedi kemanusiaan terbesar dalam sejarah sepak bola dunia. Kita patut malu, dan harus instrospeksi mendalam," kata Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR ini.

Said Abdullah menyampaikan duka mendalam kepada korban meninggal dan luka-luka. Ia mendorong penyelenggara pertandingan,PSSI, Kemenpora, pemda setempat, dan masyarakat bergotong-royong memberikan santunan kepada keluarga korban yang meninggal, sekaligus bantuan pengobatan terhadap korban yang sedang dirawat di rumah sakit.

Menurut Said, PSSI, Kemenpora, Kepolisian perlu mengundang FIFA untuk ikut dalam investigasi tragedi ini. Hal ini penting untuk menjaga kredibilitas investigasi dan sepak bola Indonesia dimata dunia.

Baca juga: Mahfud MD Minta Polri Segera Umumkan Pelaku Pidana Tragedi Kanjuruhan Malang

"Menghentikan sementara kompetisi liga 1 BRI ini sampai selesainya hasil investigasi dan rekomendasi FIFA. Hal ini semata mata menjaga kredibilitas kompetisi sepak bola yang ada di Tanah Air," katanya.

Politikus PDIP ini juga meminta penyelenggaraan kompetisi sepak bola profesional di Tanah Air tidak hanya mementingkan aspek bisnis, tetapi juga kepatuhan terhadap keseluruhan aturan FIFA agar tragedi Kanjuruhan tidak terulang kembali.

Jika Liga I dilanjutkan kembali, kata Said, PSSI harus selalu mengaudit pelaksanaan setiap pertandingan sepak bola, mulai dari tahap persiapan, pelaksanaan, hingga usainya pertandingan. PSSI harus berani menghentikan pertandingan bila ada ketidakpatuhan terhadap peraturan FIFA.

"Meskipun urusan teknis sepak bola menjadi wewenang penuh PSSI, Kemenpora perlu ikut memberikan pengawasan untuk membantu PSSI, atau mengingatkan PSSI terhadap kemungkinan ketidakpatuhan penyelenggaraan pertandingan oleh pihak penyelenggara," katanya.
(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Anggota DPR yang Dinonaktifkan...
Anggota DPR yang Dinonaktifkan Ternyata Masih Terima Gaji
Said Abdullah Sebut...
Said Abdullah Sebut Prananda-Puan Anak Biologis dan Ideologis Megawati
Kongres PDIP Digelar...
Kongres PDIP Digelar Bulan Agustus? Begini Respons Said Abdullah
Prabowo Sebut Gerindra-PDIP...
Prabowo Sebut Gerindra-PDIP Kakak Adik, Said: Jangan Dimaknai sebagai Kode
Gibran Singgung Pemecatan...
Gibran Singgung Pemecatan Effendi Simbolon dari PDIP, Said Abdullah: Itu Masa Lalu
Purnawirawan TNI Desak...
Purnawirawan TNI Desak Gibran Dimakzulkan, Politikus PDIP Said Abdullah Sebut Pemakzulan Masih Asing
Sejauh Mana Urgensi...
Sejauh Mana Urgensi Redenominasi? Jangan Lupa Sosialisasi Masif ke Masyarakat
Peringatan 3 Tahun Tragedi...
Peringatan 3 Tahun Tragedi Kanjuruhan, Keluarga Korban Masih Tuntut Keadilan
Suporter PSIM Yogyakarta...
Suporter PSIM Yogyakarta vs Persib Terlibat Ricuh, Begini Respons PSSI
Rekomendasi
Rueibin Chen Ungkap...
Rueibin Chen Ungkap Alasan Pilih Musik Karya Brahms untuk Konser Eksklusif di Jakarta
Asabri Gandeng 119 RS...
Asabri Gandeng 119 RS TNI Perluas Akses Jaminan Sosial Prajurit
Rencana Aksi Lagi di...
Rencana Aksi Lagi di Bundaran HI, Ketua BEM UI Ingin Dobrak Kemacetan Mobilitas Sosial
Berita Terkini
PB PMII Serukan Persatuan...
PB PMII Serukan Persatuan Nasional, Kembalikan Intelektualitas Jadi Navigasi Gerakan
Qodari: Stimulus Tarif...
Qodari: Stimulus Tarif Transportasi Dikucurkan saat Libur Sekolah dan Nataru
Kejagung Segel Gudang...
Kejagung Segel Gudang Motor Listrik Milik BGN di Bogor
KPK Telusuri Dugaan...
KPK Telusuri Dugaan Aliran Uang Kasus Kuota Haji dari Kemenag ke Pansus DPR
Dharma Pongrekun Gugat...
Dharma Pongrekun Gugat UU Kesehatan, Berharap Hakim MK 'Diketuk Hatinya oleh Tuhan'
Prabowo Apresiasi Pelaksanaan...
Prabowo Apresiasi Pelaksanaan Haji 2026, Beri Catatan Ini untuk Tahun Depan
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved