8 Tokoh yang Kerap Mengkritik Pemerintah

Sabtu, 04 Juli 2020 - 10:05 WIB
loading...
A A A
Dalam sebuah kesempatan, mantan Ketum PP Muhammadiyah ini mengkritik pemerintah yang dinilai memberi keistimewaan bagi tenaga kerja asing asal China. "(Pemerintah) Membuka gerbang lebar-lebar untuk ratusan ribu TKA China di wilayah Indonesia dengan masif. TKA itu bukan hanya mencaplok lapangan kerja buruh, tapi menyangkut keamanan Indonesia di masa yang akan datang," ujar Amien dalam diskusi daring bertema 'Indonesia Dalam Ancaman Krisis Ekonomi, Sosial, dan Politik', Senin (22/6/2020) malam.

Dan, dalam dua hari terakhir, mantan Ketua MPR RI ini pun ikut komentar tentang kemarahan Jokowi terhadap para menterinya yang berujung ancaman reshuffle. Melalui video yang diunggah di akun Instagram @amienraisofficial, Rabu (1/7/2020) malam, Amien menyatakan, saat Soeharto berkuasa, para menteri hanya memujinya.

"Saya ingatkan ya kepada Pak Jokowi, ingatlah nasib Pak Harto. Pak Harto 32 tahun berkuasa, Tidak ada menteri yang tidak memuji, sehingga terbuai. Tapi ketika gerakan rakyat sudah mengepung katakanlah kekuasaan, sepertinya Pak Harto sulit untuk bertahan, semua menterinya itu meninggalkan, balik kanan, berputar, sudah tidak lagi di pikirannya (para menteri) membela Pak Harto," papar Amien Rais. (Baca juga: Amien Rais Nilai Pemerintah Membuka Gerbang Lebar untuk TKA China ).

4. Mardani Ali Sera
Pria kelahiran Jakarta 9 April 1968 ini dikenal sebagai orang yang menggaungkan tagar #2019 Ganti Presiden. Bersama partainya, Partai Keadilan Sejahtera (PKS), dia pun berada dalam barisan pendukung Prabowo-Sandi pada Pilpres 2019.

Setelah Prabowo-Sandi kalah dari pasangan Jokowi-Ma'ruf Amin, Mardani pun menggaungkan tagar #KamiOposisi. Dan, langkah itu dia lakukan terus hingga sekarang. Berbagai kritik kerap dia sampaikan terhadap kebijakan atau cara pemerintah menangani persoalan.

Misal, dalam hal penanganan Covid-19 oleh pemerintah. Mardani menilai, sejak awal masa pandemi Covid-19, pemerintah terkesan meremehkan dan menolak peringatan kemungkinan virus Sars Cov-II masuk ke Indonesia. "Jadi ya begitulah lucunya rezim ini. Saya saja masih ingat ada pejabat mengatakan 'Corona pergi dari Indonesia', 'Covid-19 tidak sampai ke Indonesia karena perizinannya berbelit-belit', dan lain-lain," tuturnya, 28 Mei 2020.

Terkini, soal video Presiden Jokowi memarahi para menterinya, Mardani menilai "Indonesia butuh kepemimpinan yang jelas, bukan sekadar mengeluh dan marah2 seakan pencitraan #leadership."

Dan, di tengah isu reshuffle, Mardani menegaskan PKS tak mungkin bergabung alias tetap memilih menjadi oposisi. "PKS istiqomah di #KamiOposisi," ujarnya.

5. Muhammad Said Didu
Pria yang lahir di Pinrang, 2 Mei 1962 ini pernah menjadi Sekretaris Kementerian BUMN. Dia juga pernah menjadi Komisaris PT Bukit Asam Tbk (PTBA).

Lewat akun media sosialnya, Said Didu kerap melontarkan kritikan maupun sindiran terhadap pemerintah. Bahkan, unggahan video berjudul 'MSD: LUHUT HANYA PIKIRKAN UANG, UANG, DAN UANG' membawanya ke ranah hukum. Setelah beredarnya video berdurasi 22 menit 44 detik tersebut, Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan melalui juru bicaranya, Jodi Mahardi meminta Said Didu untuk meminta maaf. Namun hingga batas waktu yang ditentukan, Said Didu tak kunjung menyampaikan permintaan maafnya. Said Didu pun dilaporkan ke polisi.

6. Rizal Ramli
Pria kelahiran Padang, Sumatera Barat pada 10 Desember 1954 ini dikenal sebagai ekonom senior. Dia beberapa kali menjadi menteri, antara lain Menko Ekuin (23 Agustus 2000-12 Juni 2001), Menteri Keuangan (12 Juni 2001-9 Agustus 2001), dan Menko Bidang Kemaritiman (12 Agustus 2015-27 Juli 2016).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Sharing Session Sindonews...
Sharing Session Sindonews di Unpad, Wabup Garut: Gen Z Harus Jadi Motor Perubahan
Setahun Pemerintahan...
Setahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, SindoNews Gelar Podcast 8 Jam Nonstop
Janggal jika Negara...
Janggal jika Negara Tidak Antusias Usut Tuntas Kasus Arya Daru dan Zetro Leonardo
SindoNews.com Raih Penghargaan...
SindoNews.com Raih Penghargaan Baznas Award Kategori Media Online Pewarta Gerakan Zakat Terbaik
Ulang Tahun ke-13, SINDOnews...
Ulang Tahun ke-13, SINDOnews Siap Konsisten Sajikan Informasi yang Bermanfaat
Saksikan Rakyat Memilih...
Saksikan Rakyat Memilih Pemimpin dan Pemimpin Pilihan Rakyat di SINDONEWS TV dan SINDOnews.com Hari Ini
Intervensi Rupiah Kuras...
Intervensi Rupiah Kuras Cadangan Devisa Rp37 Triliun per Bulan, Sistem Keuangan Dinilai Tak Sehat
Rupiah Tertekan, Ichsanuddin...
Rupiah Tertekan, Ichsanuddin Noorsy: Beban Fiskal dan Sektor Riil Kian Berat
Krisis Selat Hormuz,...
Krisis Selat Hormuz, China dan India Terancam Gagal Panen Imbas Kelangkaan Pupuk
Rekomendasi
Trump Ungkap Dana Iran...
Trump Ungkap Dana Iran yang Dilepaskan akan Digunakan untuk Beli Barang-barang AS
Menkeu Purbaya Raih...
Menkeu Purbaya Raih Gelar Profesor Kehormatan Bidang Ekonomi dari Nankai University
60 Ribu Guru Dipanggil...
60 Ribu Guru Dipanggil PPG 2026 Tahap 2, Ini Tahapan dan Dokumen yang Wajib Disiapkan
Berita Terkini
Kejagung Sebut Kasus...
Kejagung Sebut Kasus Pencurian Sandal Jepit Tak Harus ke Pengadilan, Bisa Diselesaikan lewat RJ
2 Calon Manajer Kopdes...
2 Calon Manajer Kopdes dan Kampung Nelayan Meninggal saat Latsarmil, TB Hasanuddin Berharap Lakukan Evaluasi Menyeluruh
Legal Standing Belum...
Legal Standing Belum Lengkap, Sidang Perdana Gugatan Bonatua Terhadap KPU-Rektor UGM Ditunda
Jaksa Agung Singgung...
Jaksa Agung Singgung Wacana Peleburan Pidum-Pidsus demi Penanganan Perkara Lebih Efisien
Evaluasi 6 Bulan KUHP-KUHAP...
Evaluasi 6 Bulan KUHP-KUHAP Baru, Jaksa Agung Sebut Masih Ada Ketidakseragaman di Lapangan
Presiden Prabowo: Hanya...
Presiden Prabowo: Hanya di Indonesia Polisi Ngurus Pertanian, Tentaranya Sering Ada di Sawah
Infografis
Zion Suzuki, Tembok...
Zion Suzuki, Tembok Samurai Biru yang Bikin Belanda Frustrasi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved