Amien Rais Nilai Pemerintah Membuka Gerbang Lebar untuk TKA China

Senin, 22 Juni 2020 - 21:48 WIB
loading...
Amien Rais Nilai Pemerintah...
Tokoh Reformasi M Amien Rais. Fpto/Dok SINDOnews
A A A
JAKARTA - Tokoh Reformasi Amien Rais mengkritik pemerintah Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin . Pemerintah dianggap terlalu terbuka pada kepentingan asing. Amien membandingkan dengan pemerintahan Soekarno yang melindungi warga pribumi.

Amien mengungkapkan, Bung Karno , sapaan Presiden pertama Indonesia, mengeluarkan Peraturan Pemerintah Nomor 10 Tahun 1959 yang melarang pedagang asing, terutama dari China untuk berdagang hingga kecamatan.

Setelah kebijakan itu, banyak orang China yang eksodus pulang ke Negeri Tirai Bambu. Karena itu, sempat terjadi ketegangan diplomatik antara Jakarta dan Peking.

Mantan Ketum PP Muhammadiyah ini mengatakan, hal itu berbeda dengan pemerintahan saat ini. "Membuka gerbang lebar-lebar untuk ratusan ribu TKA China di wilayah Indonesia dengan masif. TKA itu bukan hanya mencaplok lapangan kerja buruh, tapi menyangkut keamanan Indonesia di masa yang akan datang," ujar Amien dalam diskusi daring bertema 'Indonesia Dalam Ancaman Krisis Ekonomi, Sosial, dan Politik', Senin (22/6/2020) malam. (Baca juga: Menko Luhut Sebut TKA China Akan Masuk Lagi ke Indonesia Bulan Juni ).

Amien mengungkapkan, tidak semua TKA China itu buruh pabrik biasa. "Tapi ada manusia-manusia yang punya keahlian semimiliter," ucapnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Masjid Dekat Rumah Amien...
Masjid Dekat Rumah Amien Rais Dapat Kiriman Sapi Kurban dari Pak TIW saat Iduladha
Soal Pernyataan Amien...
Soal Pernyataan Amien Rais, Foksi Ingatkan Pentingnya Etika Demokrasi di Ruang Publik
Pengamat: Amien Rais...
Pengamat: Amien Rais Keliru Bawa Isu Private Teddy ke Ruang Publik
Pernyataan Amien Rais...
Pernyataan Amien Rais Soal Seskab Teddy Fitnah dan Sensasional
Soal Tudingan ke Seskab,...
Soal Tudingan ke Seskab, Pasbata Imbau Masyarakat Tak Terpancing Narasi Tak Berdasar
Aktivis Perempuan Nilai...
Aktivis Perempuan Nilai Kritik Amien Rais Tak Lazim, Cenderung Ciptakan Kegaduhan
Peter Pan Syndrome yang...
Peter Pan Syndrome yang Disebut-sebut Amien Rais, Kenali Gejala dan Penyebabnya
Heboh Kabar Amien Rais...
Heboh Kabar Amien Rais Meninggal Dunia, Tasniem Fauzia: Itu Hoaks!
Terkait Putusan Batas...
Terkait Putusan Batas Usia Capres–Cawapres MK, Amien Rais Lontarkan Kritik Tajam
Rekomendasi
Sertifikasi RSPO Kunci...
Sertifikasi RSPO Kunci Akses Pasar dan Penguatan Petani Sawit Swadaya
AS Juara Piala Dunia...
AS Juara Piala Dunia 2026, Jeep Siap Bagi-bagi Mobil Wrangler
Tegang Sejak Pagi! 32...
Tegang Sejak Pagi! 32 Tim Terbaik Liga Bintang Juara Bersaing Menuju Jakarta
Berita Terkini
Pengamat Kebijakan Publik...
Pengamat Kebijakan Publik Apresiasi Arah Baru BGN, Transparansi dan Refocusing MBG
Waka BGN Sony Sonjaya...
Waka BGN Sony Sonjaya Ajukan Justice Collaborator, Kejagung Bakal Periksa Pekan Depan
Penampakan Andri Mulyono...
Penampakan Andri Mulyono Pakai Rompi Tahanan usai Jadi Tersangka Baru Pengadaan Motor Listrik BGN
Kejagung: Tersangka...
Kejagung: Tersangka Andri Mulyono Mark up Pengadaan Motor Listrik BGN
Tepis Isu Menguntungkan...
Tepis Isu Menguntungkan Kapolri, Pakar: UU Polri Baru Berpihak pada Kepentingan Publik
Refly Harun Pertanyakan...
Refly Harun Pertanyakan Nasib Kasus Roy Suryo Cs: Sudah 30 Kali Wajib Lapor, Kasus Belum Jelas
Infografis
3 Syarat Iran di Selat...
3 Syarat Iran di Selat Hormuz: Aturan Ketat untuk Kapal yang Melintas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved