DPR Apresiasi Penghargaan Internasional yang Diraih Jaksa Agung
Selasa, 27 September 2022 - 15:51 WIB
loading...
Anggota Komisi III DPR Nasir Djamil mengapresiasi prestasi yang telah diraih oleh Jaksa Agung ST Burhanuddin dalam mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional. Foto: Dok.SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Anggota Komisi III DPR Nasir Djamil mengapresiasi prestasi yang telah diraih oleh Jaksa Agung ST Burhanuddin dalam mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional. Keberanian Kejaksaan Agung ( Kejagung ) di bawah kepemimpinan Jaksa Agung ST Burhanuddin dalam menumpas kasus-kasus besar korupsi, membuahkan hasil dengan meraih penghargaan special achievement award dari International Association of Prosecutors (IAP).
“Kita patut memberikan apresiasi yang tinggi karena dari 180 negara, hanya 2 negara yang diberikan (penghargaan) yakni Kejaksaan Agung RI dan Dinas Kejaksaan Inggris,” kata Nasir Djamil, Selasa (27/9/2022).
“Kalau kita lihat penegakan hukum di tanah air, Kejagung memang lebih di depan dalam mengusut kasus-kasus korupsi berskala besar,” kata politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini.
Baca juga: Jaksa Agung: Penindakan Pintu Terakhir Penegakan Hukum
Misalnya saja kasus korupsi pada maskapai penerbangan Garuda yang merugikan negara hingga Rp8,8 triliun. Kasus ini hampir membuat PT Garuda Indonesia (Persero) gulung tikar.
Selain kasus Garuda, hasil kolaborasi Menteri BUMN Erick Thohir dan Kejaksaan Agung juga berhasil menyelesaikan kasus-kasus lainnya. Seperti Jiwasraya, Waskita, Krakatau Steel, dan kini sedang menyelidiki kemungkinan korupsi di PT Adhi Karya.
“Kita patut memberikan apresiasi yang tinggi karena dari 180 negara, hanya 2 negara yang diberikan (penghargaan) yakni Kejaksaan Agung RI dan Dinas Kejaksaan Inggris,” kata Nasir Djamil, Selasa (27/9/2022).
“Kalau kita lihat penegakan hukum di tanah air, Kejagung memang lebih di depan dalam mengusut kasus-kasus korupsi berskala besar,” kata politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini.
Baca juga: Jaksa Agung: Penindakan Pintu Terakhir Penegakan Hukum
Misalnya saja kasus korupsi pada maskapai penerbangan Garuda yang merugikan negara hingga Rp8,8 triliun. Kasus ini hampir membuat PT Garuda Indonesia (Persero) gulung tikar.
Selain kasus Garuda, hasil kolaborasi Menteri BUMN Erick Thohir dan Kejaksaan Agung juga berhasil menyelesaikan kasus-kasus lainnya. Seperti Jiwasraya, Waskita, Krakatau Steel, dan kini sedang menyelidiki kemungkinan korupsi di PT Adhi Karya.
Lihat Juga :