Promosi Kuliner dan Seni Budaya, KJRI Toronto Gelar Indonesia Food Festival 2022

Senin, 26 September 2022 - 10:39 WIB
loading...
Promosi Kuliner dan Seni Budaya, KJRI Toronto Gelar Indonesia Food Festival 2022
Tak kurang dari 4.000 orang mengunjungi Indonesia Food Festival (IFF) 2022 yang digelar KJRI Toronto di Yonge and Dundas Square, Toronto, Kanada, Sabtu (24/9/2022) akhir pekan lalu. FOTO/DOK.KJRI TORONTO
A A A
JAKARTA - Tak kurang dari 4.000 orang mengunjungi Indonesia Food Festival (IFF) 2022 yang digelar KJRI Toronto di Yonge and Dundas Square, Toronto, Kanada, Sabtu (24/9/2022) akhir pekan lalu. IFF menampilkan food bazaar, promosi produk siap saji Indonesia, promosi restoran Indonesia, cooking demo, pertunjukan seni dan budaya, silat, dan fashion show.

Konsul Jenderal RI di Toronto, Dyah Lestari Asmarani menyampaikan, IFF tidak hanya mempromosikan kuliner, seni, dan budaya, tetapi juga bentuk bentuk dukungan KJRI Toronto untuk program Indonesia Spice Up the World. Melalui program tersebut, Indonesia sebagai negara pengekspor rempah terbesar keempat dunia mengharapkan pada 2024, terdapat lebih banyak restoran Indonesia dibuka di seluruh dunia.

"Selain itu, festival ini juga merupakan bagian dari perayaan ke-70 tahun hubungan bilateral Indonesia dan Kanada," kata Dyah Lestari Asmarani dalam keterangan tertulis, Senin (26/9/2022).

Baca juga: Pakai Pelat Mobil Jogja dan Cirebon di Toronto, Cara Diaspora Mengingat Kampung Halaman

Selama festival yang berlangsung di intersection tersibuk di Kanada tersebut, antrean pengunjung terlihat di setiap booth vendor. Mereka terlihat antusias mencicipi dan menikmati berbagai sajian kuliner khas Indonesia yang tersedia, antara lain rendang, sate, batagor, siomay Bandung, pecel Madiun, nasi campur Madura, nasi Padang, nasi Kapau, gorengan (bakwan, tahu, pisang dan singkong goreng, cireng). Ada juga pempek, bakso, mie ayam, lontong sayur, es cendol, es serut pelangi, dan sebagainya.

"Tersedia pula berbagai produk makanan Indonesia siap saji seperti bumbu, kerupuk mentah, cemilan kacang, mie instan, teh botol, kopi, teh, serta berbagai produk kerajinan tangan Indonesia," kata Dyah.

Di sesi cooking demo, Haidar Mukino, koki Indonesia di Delta Hotel by Marriot Toronto, mendemonstrasikan pembuatan perkedel kepiting (Indonesian style), dan pasta bumbu rendang. Sementara di sesi berikutnya, Mariana Xie, koki Indonesia dari Four Seasons Hotel Toronto, mendemonstrasikan menu nasi goreng kampung dan soto Betawi. Segera setelah masakan siap disajikan, para pengunjung yang memadati booth cooking demo antusias untuk mencicipi hasil masakan tersebut.

Berbagai pertunjukan seni dan budaya silih berganti ditampilkan, mulai dari tari Tor-Tor, tari Bali, Ratoh Jaroe (tari Saman), Tari Teruna Jaya, serta fashion show dan pertunjukan pencak silat. Alunan angklung dan gamelan juga tampil membawakan aransemen lagu Indonesia dan mancanegara. Bagi pengunjung yang menyukai musik kontemporer, IFF juga menampilkan Ley Vara & Band, Andi and Friends' Band, serta Orkes Garasi.

"Suasana festival satu hari tersebut semakin meriah dengan adanya flash mob tarian nusantara Maumere dan Poco-poco yang diikuti oleh mayoritas pengunjung," ungkap Dyah.

IFF 2022 diikuti oleh 13 vendor makanan Indonesia yang ada di Toronto, yaitu Sate Madura, Dapur Gembul, Batavia Café, Happy Hot, Satay Sate, GG’S Halal Kitchen & Mrs. Benz' Kitchen, Danisa Kitchen, The Basil King, Sambel.To, NaiNai Indonesian Food, Indomie, OEY Trading–Toko Indonesia, dan Nusantara Indiginous Craft (Green Meadow Metier).

Ajang IFF 2022 merupakan kolaborasi bersama KJRI Toronto dengan seluruh komunitas masyarakat Indonesia di wilayah Greater Toronto Area (GTA), dengan dukungan penuh dari REDPATH, Novotel Hotel Vaughn, Xunity, Bank Indonesia, BNI, Bank BRI, dan Scotia Bank.
(abd)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.2230 seconds (11.97#12.26)