Pengamat Nilai AHY Berupaya Memanipulasi Persepsi Publik soal Infrastruktur
Sabtu, 24 September 2022 - 18:30 WIB
loading...
Pakar komunikasi politik Emrus Sihombing menilai, ada upaya memanipulasi persepsi publik terkait pembangunan infrastruktur. Foto/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dinilai berupaya memanipulasi persepsi publik ketika menyerang Presiden Joko Widodo (Jokowi) soal infrastruktur. Diketahui, AHY menyebut kebanyakan proyek infrastruktur dibangun di era Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Presiden Jokowi tinggal meresmikan.
Pakar komunikasi politik Emrus Sihombing menilai, ada upaya memanipulasi persepsi publik seolah SBY lebih hebat. Padahal, Emrus menuturkan, setiap pemimpin pasti punya kelebihan dan kekurangan. Emrus menegaskan kejujuran dalam berkomunikasi itu penting agar masyarakat yang menerima pesan bisa tercerahkan.
"Menurut saya, pola komunikasi politik AHY tidak dewasa, ini framing hanya untuk menguntungkan SBY dan dirinya. Seharusnya AHY menyatakan ini pembangunan di era SBY kemudian dilanjutkan Jokowi. Kemudian dia mengakui mana proyek pembangunan era Jokowi," kata Emrus, Sabtu (24/9/2022).
Baca juga: Elite Politik Diminta Lebih Dewasa dan Matang dalam Berdialektika
Emrus juga mengajak para elite politik lebih matang dan dewasa dalam berdialektika. Pasalnya, pernyataan para elite politik bisa memengaruhi sikap masyarakat.
Baca juga: Respons Pernyataan AHY, Pembangunan Era Jokowi Dinilai Alami Lompatan Besar
"Pasti berpengaruh ke bawah, tinggal kuat atau tidaknya, ini jadi tidak produktif di masyarakat. Bagi masyarakat yang tidak kritis bisa saja menelan yang elite politik katakan. Saya berharap elite politik berdialektika dengan kematangan dan kedewasaan agar masyarakat mendapat pencerahan," tuturnya.
Pakar komunikasi politik Emrus Sihombing menilai, ada upaya memanipulasi persepsi publik seolah SBY lebih hebat. Padahal, Emrus menuturkan, setiap pemimpin pasti punya kelebihan dan kekurangan. Emrus menegaskan kejujuran dalam berkomunikasi itu penting agar masyarakat yang menerima pesan bisa tercerahkan.
"Menurut saya, pola komunikasi politik AHY tidak dewasa, ini framing hanya untuk menguntungkan SBY dan dirinya. Seharusnya AHY menyatakan ini pembangunan di era SBY kemudian dilanjutkan Jokowi. Kemudian dia mengakui mana proyek pembangunan era Jokowi," kata Emrus, Sabtu (24/9/2022).
Baca juga: Elite Politik Diminta Lebih Dewasa dan Matang dalam Berdialektika
Emrus juga mengajak para elite politik lebih matang dan dewasa dalam berdialektika. Pasalnya, pernyataan para elite politik bisa memengaruhi sikap masyarakat.
Baca juga: Respons Pernyataan AHY, Pembangunan Era Jokowi Dinilai Alami Lompatan Besar
"Pasti berpengaruh ke bawah, tinggal kuat atau tidaknya, ini jadi tidak produktif di masyarakat. Bagi masyarakat yang tidak kritis bisa saja menelan yang elite politik katakan. Saya berharap elite politik berdialektika dengan kematangan dan kedewasaan agar masyarakat mendapat pencerahan," tuturnya.
Lihat Juga :