Elite Politik Diminta Lebih Dewasa dan Matang dalam Berdialektika
Rabu, 21 September 2022 - 19:04 WIB
loading...
Pakar komunikasi politik Emrus Sihombing berharap elite politik lebih dewasa dan matang dalam berdialektika. Foto: Dok.SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Para elite politik diminta lebih dewasa dan matang dalam berdialektika. Pasalnya, sikap masyarakat bisa terpengaruh oleh pernyataan elite politik .
"Pasti berpengaruh ke bawah, tinggal kuat atau tidak kuat. Ini jadi tidak produktif di mata masyarakat. Bagi masyarakat yang tidak kritis bisa saja menelan apa yang elite politik katakan. Saya berharap elite politik berdialektika dengan kematangan dan kedewasaan supaya masyarakat mendapat pencerahan," ujar pakar komunikasi politik Emrus Sihombing saat dihubungi, Rabu (21/9/2022).
Hal tersebut dikatakan Emrus merespons pernyataan Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). AHY mengklaim banyak proyek yang diresmikan Presiden Jokowi merupakan peninggalan proyek yang digagas oleh SBY.
Baca juga: Respons Pernyataan AHY, Pembangunan Era Jokowi Dinilai Alami Lompatan Besar
Menurut AHY, Presiden Jokowi tinggal meresmikan. Sedangkan SBY menyebut Pilpres 2024 akan diatur hanya untuk dua pasangan calon (paslon).
"Pasti berpengaruh ke bawah, tinggal kuat atau tidak kuat. Ini jadi tidak produktif di mata masyarakat. Bagi masyarakat yang tidak kritis bisa saja menelan apa yang elite politik katakan. Saya berharap elite politik berdialektika dengan kematangan dan kedewasaan supaya masyarakat mendapat pencerahan," ujar pakar komunikasi politik Emrus Sihombing saat dihubungi, Rabu (21/9/2022).
Hal tersebut dikatakan Emrus merespons pernyataan Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). AHY mengklaim banyak proyek yang diresmikan Presiden Jokowi merupakan peninggalan proyek yang digagas oleh SBY.
Baca juga: Respons Pernyataan AHY, Pembangunan Era Jokowi Dinilai Alami Lompatan Besar
Menurut AHY, Presiden Jokowi tinggal meresmikan. Sedangkan SBY menyebut Pilpres 2024 akan diatur hanya untuk dua pasangan calon (paslon).
Lihat Juga :